Akuntansi Keperilakuan Selemba Empat, Pengertian, Manfaat, Aplikasi, Aspek dan Ruang Lingkupnya

Akuntansi Keperilakuan Selemba Empat – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang AKUNTANSI KEPRILAKUAN. Mungkin teman-teman bingung ya, ternyata akuntansi ada juga yang namanya Akuntansi Keprilakuan.

Yak disini kami akan berbagi info meliputi pengertian akuntansi keprilakuan selemba empat, manfaat akuntansi keprilakuan, aspek akuntansi keprilakuan, ruang lingkup akuntansi keprilakuan dan masalah akuntansi keprilakuan dan sebagainya dengan pembahasan yang lengkap dan mudah di pahami.

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasan dibawah ini dengan seksama.

1. AKUNTANSI KEPERILAKUAN SELEMBA EMPAT

Akuntansi Keperilakuan

2. TUJUAN AKUNTANSI KEPERILAKUAN SELEMBA EMPAT :

  1. Memahami pengertian AK
  2. Memahami aspek-aspek penting dalam AK
  3. Memahami ruang lingkup AK

3. AKUNTANSI KEPERILAKUAN SELEMBA EMPAT

Akuntansi keperilakuan

Akuntansi Keperilakuan adalah  suatu ilmu akuntansi yang  bergabung  dengan ilmu sosial. Akuntansi keperilakuan yaitu ilmu yang membahas  tentang perilaku manusia sehingga bisa  mempengaruhi data  akuntansi dan pengambilan keputusan bisnis.

Begitu juga  sebaliknya, akuntansi bisa  mempengaruhi perilaku manusia dan juga pengambilan keputusan bisninya.

Pengertian lain dari akuntansi keperilakuan yaitu bagian dari disiplin ilmu accounting yang mengkaji keterkaitan antara perilaku manusia dan sistem akuntansi.

Juga dimensi keperilakuan dari organisasi yang mana manusia dan sistem akuntansi itu dapat diakui keberadaannya.

Akuntansi keperilakuan merupakan bagian dari disiplin ilmu akuntansi yang mengkaji hubungan antar perilaku manusia dan sistem akuntansi, serta dimensi keperilakuan dari organisasi dimana manusia dan sistem akuntansi sama diakui keberadaannya

Akuntansi adalah informasi, keberhasilan suatu sistem informasi akuntansi tidak lepas dari perilaku. Banyak bukti  yang dihasilkan oleh para peneliti yang  memperkuat bidang akuntansi keperilakuan.

Ada dua jurnal yang  terkenal yaitu, “Behavioral Research in Ccounting (BRIA) dan Auditing: A Journal of Practice &Theory.”

Akuntansi keperilakuan merupakan cabang dari ilmu akuntansi yang mempelajari hubungan perilaku manusia dengan sistem informasi akuntansi.

Istilah sistem informasi akuntansi yang dimaksud di sini yaitu meliputi seluruh desain alat pengendalian manajemen yang meliputi sistem pengendalian, sistem penganggaran, desain akuntansi pertanggungjawaban, desain organisasi seperti desain kolektibilitas biaya, serta laporan keuangan.

Baca juga : Cara Menghitung Hpp

4. ASPEK PENTING AKUNTANSI KEPERILAKUAN SELEMBA EMPAT

Menurut Schiff dan Lewin (1974) terdapat 5 aspek penting dalam akuntansi keperilakuan, yaitu sebagai berikut:

  1. Teori Organisasi dan Keperilakuan Manajemen

Teori ini memliki perhatian dalam membahas perilaku komponen entitas perusahaan sebagai dasar dalam pemahaman tindakan mereka. Teori ini terdapat interaksi antar elemen organisasi untuk mendukung tujuan organisasi.

  1. Penganggaran dan Perencanaan

Fokus dari penganggaran dan perencanaan yaitu tujuan dari interaksi perilaku individu. Sebagai dimensi penting dalam are ini adalah proses dari partisipasi penganggaran, level kesulitan dalam pencapaian tujuan organisasi.

  1. Pengambilan Keputusan

Dalam pengambilan keputusan lebih fokus kepada teori dan model mengenai pengambilan keputusan.

  1. Pengendalian

Semakin besar organisasi, membutuhan tindakan pengendalian yang semakin intensif. Pengendalian sering dihubungkan dengan pengukuran kinerja dan adaptasi individu kepada lingkungan.

  1. Pelaporan Keuangan

Aspek perilaku dalam pelaporan keuangan mencakup perilaku peralatan laba dan keandalan informasi akuntansi dan informasi akuntansi untuk investor.

Peralatan laba meprupakan bagian dari manajemen laba yang dikarenakan oleh pihak manajemen memiliki informasi yang khusus untuk kepentigan individual.

Baca juga : Pengertian Finansial

5. RUANG LINGKUP AKUNTANSI KEPERILAKUAN

Akuntansi keperilakuan selemba empat bagian dari akuntansi tradisional yang berperan sebagai pengukuran, pencatatan serta melaporkan tentang informasi keuangan.

Dalam akuntansi keperilakuan, perilaku manusia menjadi salah satu pertimbangan dalam pengambilan keputusan, karena didalamnya terdapat pembelajaran sosial. Sehingga hal ini menjadi salah satu hal penting yang wajib  ada pada setiap laporan oleh para akuntan.

Ruang lingkup akuntansi keperilakuan meliputi:

  1. Aplikasi ponsel ilmu keperilakuan/sosial terhadap desain serta konstruksi sistem accounting.
  2. Sebagai study atas efek terhadap format serta isi laporan akuntansi/keuangan.
  3. Cara untuk mengolah informasi yang digunakan dalam pengambilan keputusan.
  4. Pengembangan teknik laporan untuk mengkomunikasikan perilaku data kepada user.
  5. Mengembangkan strategi yang efektif agar dapat memotivasi serta mempengaruhi terhadap perilaku, serta tujuan dari setiap personal yang ada dalam organisasi.

Secara lebih terperinci ruang llingkup akuntansi keperilakuan meliputi:

  • Mempelajari pengaruh perilaku manusia terhadap konstruksi, bangunan, dan penggunaan sistem informasi yang diterapkan dalam perusahaan dan organisasi.
  • Yang artinya bagaimana sikap dan gaya kepemimpinan manajemen mempengaruhi sifat pengendalian akuntansi dan desain organisasi
  • Apakah desain sistem pengendalian akuntansi dapat diterapkan secara universal atau tidak.
  • Mempelajari sistem informasi akuntansi yang mempengaruhi terhadap perilaku manusia, artinya  bagaimana akuntansi tersebut bisa sangat mempengaruhi motivasi, kinerja, pengambilan keputusan, kepuasan kerja dan kerja sama.
  • Metode untuk mengetahui perilaku manusia, dan bagaimana sistem akuntansi dapat dipergunakan untuk dapat memengaruhi keperilakuan, dan bagaimana mengatasi masalah itu.
  • Disini muncul istilah freezing dan unfreezing. Contohnya perubahan sistem. Perubahan sistem bukanlah hal yang sangat  mudah, anda  perlu upaya untuk sampai pada aplikasi sistem itu tersebut karena bisa jadi ada permasalahan di situ.

Baca juga : Pengertian Audit

6. 3 KATEGORI UTAMA RUANG LINGKUP KEPERILAKUAN SECARA GENERAL:

  1. Pengaruh dari setiap kegiatan manusa terdapat desain, konstruksi serta penggunaan sistem akuntansi, Hal ini terlihat pada bagaimana sikap dari bagian manajemen dalam mempengaruhi secara alami terdapat budgeting controll atau pengendalian keuangan serta dapat memaksimalkan fungsi dari setiap bagian dalam perusahaan.
  2. Bagaimana sistem akuntansi mempengaruhi setap perilaku manusia yang ada didalamnya. Hal ini dapat ditandai dari perubahna emosi, motivasi, produktivitas, kepuasan kerja, pengambilan keputusan serta kerja sama antar tim.
  3. Metode untuk memprediksi untuk mengubah perilaku manusia, yang mana menekadkan cara agar sistem akuntansi dapat dimanfaatkan untuk mempengaruhi perilaku manusia.

7. APLIKASI AKUNTANSI KEPERILAKUAN SELEMBA EMPAT

Pada intinya akuntansi keperilakuan sangatlah dibutuhkan pada saat pengambilan keputusan. Dalam hal ini manfaat yang dapat dirasakan oleh seorang manajer atau tim manajemen.

Dimana emosi mereka terdapat data-data akuntansi yang memberikan efek terhadap keputusan yang diambil.

8. MASALAH-MASALAH DALAM AKUNTANSI KEPERILAKUAN

Dalam aplikasinya banyak masalah-masalah yang disebabkan oleh akuntansi keperilakuan.  Ada 3 masalah yang berhubugan pada saat riset akuntansi keperilakuan yaitu:

  1. Pengambilan keputusan oleh auditor dengan akuntan
  2. Pengaruh terhadap fungsi sistem akuntansi
  3. Pengaruh hasil output misalkan informasi akuntansi dll.

9. PERKEMBANGAN SEJARAH AKUNTANSI KEPERILAKUAN

Pada awal perkembangannya, akuntansi keperilakuan menekankan pada aspek akuntasi manajemen, khususnya budgeting. Namun, cakupannya terus berkembang dan pindah kearah akuntansi keuangan , system informasi akuntansi, dan audit.

Perkembangan yang sangat besar dalam akuntansi keperilakuan disebabkan karna  akuntansi secara stimulant dihadapkan dengan ilmu sosial yang lain secara menyeluruh. Studi terhadap perilaku akuntan atau non akuntan telah banyak dipengaruhi oleh fungsi akuntan dan laporan.

Riset akuntansi keperilakuan selemba empat meliputi masalah yang berhubungan dengan:

  1. keputusan yang di buat dan pertimbangan oleh seorang akuntan dan auditor.
  2. ACCOUNTING memilik fungsi seperti partisipasi dalam karakteristik sistem informasi, penyusunan anggaran dan fungsi audit teradap perilaku manajer, karyawan, investor, maupun WP.
  3. Pengaruh dari hasil fungsi tersebut, seperti informasi ACCOUNTING dan penggunaaan pertimbangan dalam pembuatan keputusan.

Terimakasih semoga membantu anda dalam pelajaran atau pekerjaan akuntansi pajak.

Baca juga : Pengertian Akuntansi