EKONOMI KREATIF: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Perkembangannya

Ekonomi Kreatif – Dalam era sekarang, semua bidang mengalami perkembangan yang sangat cepat. Tidak terkecuali dalam bidang ekonomi. Semakin terbukanya pasar karena mulai hilangnya batas dunia akibat dari globalisasi.

Hal ini  memunculkan adanya persaingan dalam pasar. Seorang pengusaha harus bekerja keras untuk mempertahankan perusahaannya. Dengan memunculkan inovasi dan kreasi baik dalam produk itu sendiri maupun dari cara pemasaran atau penjualannya.

Karena itulah mulai muncul ekonomi kreatif. Kegiatan ekonomi dengan adanya inovasi dan kreasi mengikuti perkembangan jaman.

Hal ini menimbulkan banyaknya variasi produk dalam pasar sehingga konsumen dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya.

A. Pengertian Ekonomi Kreatif

Sahabat tahukah tentang ekonomi kreatif? Yak Ekonomi kreatif merupakan suatu konsep dimana ekonomi di era modern sekarang ini yang menekankan informasi dan kreatif dengan mengedepankan ide dan pengetahuan sebagai faktor produksi yang paling penting.

Selanjutnya akan ada inovasi dan kreasi dalam produk sehingga ia nantinya bisa bertahan dalam pasar. Menurut United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), ekonomi kreatif merupakan konsep ekonomi yang  berkembang didasari oleh aset kreatif yang memiliki potensi mengembangkan ekonomi.

Dengan kata lain, kosep ini mengutamakan kreatif, ide, gagasan dan pengetahuan sebagai hal terpenting dalam menggerakan ekonomi.

Sedangkan menurut Kementrian Perdagangan Indonesia mengatakan bahwa, ekonomi kreatif adalah upaya pembangunan ekonomi secara terus-menerus melalui kreativitas dan ide bersumber dari manusia.

Baca juga : Cara Mengatur Keuangan

B. Ciri-ciri Ekonomi Kreatif

  1. Memiliki unsur utama berupa kreativitas, keahlian dan skill yang mempunyai nilai jual dengan penawaran kreasi ide
  2. Produk yang dihasilkan memiliki siklus hidup yang singkat tetapi punya harga yang tinggi, persaingan tinggi, heterogen, dan mudah ditiru
  3. Berhubungan dengan penyediaan produk kreatif yang langsung di distribusikan ke pelanggan didukung dengan terciptanya kreatif di sektor lainyang masih berkaitan
  4. Membutuhkan kerja sama yang baik dari berbagai pihak yang berperan dalam industri kreatif

C. Jenis-jenis Ekonomi Kreatif

Dalam electronic book yang berjudul “Pengembangan Industri Kreatif Indonesia 2025 yang dipublikasikan oleh Disperindag RI, pada saat ini ada 14 sektor ekonomi kreatif yang ada di Indonesia,  yaitu :

  1. Periklanan
  2. Arsitektur
  3. Kerajinan
  4. Pasar barang seni
  5. Kuliner
  6. Fashion
  7. Desain
  8. Film
  9. Video dan fotografi
  10. Seni pertunjukan
  11. Musik
  12. Penerbitan dan percetakan
  13. Radio dan televisi
  14. Layanan komputer dan software
  15. Riset dan pengembangan

Seorang pelaku ekonomi bisa menciptakan lebih dari satu sektor sesuai dengan bidangnya masing-masing. Contohnya, apabila seseorang memiliki usaha di bidang desain maka ia akan bergerak dalam beberapa bidang seperti bidang desain, penerbitan-percetakan dan periklanan.

Baca juga : Akuntansi Manufaktur

D. Perkembangan Ekonomi Kreatif

Seiringnya berkembangnya waktu dunia semakin cepat berkembang dalam segala bidang. Adanya globalisasi membuat dunia tanpa batas sekarang, pasar dunia semakin meluas yang dulunya hanya menjual dan bersaing dengan produsen atau pedagang lokal.

Proses globalisasi dan saling keterkaitan telah merubah langkah manusia dalam menukar informasi, perdagangan dan pekerjaan yang lain. Sejak lama di Indonesia telah mengenal ekonomi kreatif sejak lama. Ketika John Howkins menerbitkan sejumlah buku yang akan di edarkan pada masyarakat

Sejak masa presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah mulai berkembang hingga sekarang, dalam pemerintahan pak Jokowi industri kreatif ini mendapat penanganan khusus dengan adanya Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) yang menyosong adanya MEA ( Masyarakat Ekonomi Asean ) yang ditujukan untuk menguatkan potensi pasar di daerah Asia Tenggara

Sekarang harus berjuang untuk menghadapi pangsa pasar bebas atau pasar dunia. Dengan pesaing dari seluruh dunia, perusahaan dituntut untuk melakukan inovasi dalam berbagai bidang agar perusahaannya dapat bertahan dengan produk yang ada.

Di Indonesia baru muncul ekonomi kreatif ketika adanya MEA ( Masyarakat Ekonomi Asean ) yang telah dilaksanakan selama beberapa tahun terakhir. Yang berdampak positif bagi kemajuan ekonomi di Indonesia dengan cara seperti ini :

  1. Membuka lapangan kerja

Dengan adanya ekonomi kreatif maka perusahaan semakin menjamur hal ini bisa memperluas lapangan kerja

  1. Menekan pengganguran

Apabila lapangan pekerjaan semakin banyak otomatis jumlah pengangguran akan menurun

  1. Kompetisi dunia bisnis yang lebih sehat

Karena setiap pengusaha di tuntut untuk memutar otak dengan menginovasi produk maka persaingannya semakin sehat. Karena bukan saling menjatuhkan lewat cara yang buruk tapi bersaing dalam gagasan dan ide

  1. Masyarakat menjadi lebih kreatif dan inovatif

Karena tuntutan konsumen yang menginginkan produk yang sesuai dengan kebutuhannya. Maka seorang produsen harus lebih peka dalam mengetahui apa yang diperlukan para konsumen. Dari situ kita dapat mendorong penjualan agar semakin meningkat. Dengan menonjolkan kelebihan kita yang memang diharapkan oleh para konsumen.

Baca juga : Akuntansi Keperluan Selemba Empat

E. Subsektor Ekonomi Kreatif

  • Aplikasi dan pengembangan permainan

Pada saat ini aplikasi terutama android berkembang dengan pesat. Hal itu membuat pangsa pasar dunia tersebut semakin berkembang cepat. Banyak muncul developer aplikasi yang membuat aplikasi yang canggih untuk menunjang gadget kita

  • Arsitektur

Semakin berkembangnya teknologi membuat jenis arsitektur kian beragam. Dari minimalis hingga yang penuh dengan barang mewah yang klasik. Semua bisa disesuaikan dengan selera pribadi masing-masing.

  • Desain produk

Semakin berkembangnya pasar dunia. Akhirnya juga menggerakan bidang-bidang yang lain. Salah satunya adalah dunia desain yang sangat dipergunakan untuk iklan dan promosi  produk atau jasa.

  • Fashion

Merupakan bidang yang berkembang sangat pesat. Hal itu akibat akses informasi semakin cepat. Sehingga kita bisa mengakses model pakaian dari seluruh dunia yang bisa di kombinasikan baik model maupun bahannya.

  • Seni pertunjukan

Yang awalnya hanya terbatas pada media langsung seperti konser, pertunjukkan ludruk dan televisi. Sekarang makin berkembang dengan hape yang bisa kita bawa kemana-mana. Kita bisa mengakses dan melihat berbagai pertunjukkan. Ini merupakan suatu kemudahan bagi pencinta seni.

  • Kuliner

Dulu yang makanan berpatokan pada resep dan mempunyai pakem tersendiri. Sedangkan sekarang sudah tidak ada batasan dalam hal tersebut. Kita bebas berkreasi dengan masakan manapun dengan menambah, mengganti atau mengurang bahan yang ada.

Baca juga : Cara Menghitung HPP

  • Penerbitan

Pada beberapa tahun lalu dunia percetakan merupakan dunia yang sulit dimasuki untuk orang awam yang baru menulis. Namun sekarang sudah terbuka dengan luas kesempatan untuk mengembangkan kompetensi menulis kita.

Ekonomi kreatif menimbulkan banyak hal positif bagi industri di dunia. Dengan adanya ini setiap perusahaan akan berlomba-lomba untuk memproduksi barang dengan kualitas yang terbaik, dengan harga yang bersaing dan bentuk yang semakin inovatif.

Ini sangat memanjakan klien atau konsumen untuk memilih barang yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya.

Nah itulah materi yang dapat saya sampaikan dan bagikan kalian. Apabila ada kritik dan saran anda bisa langsung menghubungi kontak website di bawah ini. Karena pendapat kalian membangun website kami semakin lebih baik dan bermanfaat bagi banyak orang kedepannya. Terima kasih.

Baca juga : Pengertian Finansial