JENIS PUPUK DAN FUNGSINYA YANG PERLU ANDA KETAHUI UPDATE 2019

Jenis Pupuk – Sahabat Amanah tahukah Anda Jenis Pupuk dan Fungsi pupuk? Sahabat, Fungsi pupuk adalah sebagai salah satu sumber yang menghasilkan zat hara buatan yang dibutuhkan untuk mengatasi/ kekurangan nutrisi pada tumbuhan terutama unsur-unsur fosfor, nitrogen dan kalium.

Sedangkan unsur sulfur, kalsium, magnesium, besi, tembaga, seng, dan boron ialah unsure-unsur yang dibutuhkan pada jumlah sedikit (mikronutrien). berlandaskan sumber ataupun kejadiannya, pupuk bisa digolongkan sebagai berikut :

Jenis Pupuk dan Fungsinya

jenis pupuk
jenis pupuk

a. Pupuk Organik

Pupuk organic merupakan semua sisa bahan tanaman, pupuk hijau, dan kotoran hewan yang memiliki kandungan unsure hara rendah. Pupuk organic tersedia sesudah zat tersebut mengalami proses pembusukan oleh mikro organisme. kecuali pupuk anorganik, pupuk organic pun harus dberikan pada tanaman.

Macam-macam Pupuk Organik

jenis pupuk
jenis pupuk

1. Kompos

Pupuk kompos merupakan pupuk yang dibuat dengan trik membusukkan sisa-sisa tanaman. Sahabat, pupuk kompus ini fungsinya adalah sebagai pemberi unsur-unsur hara yang gunanya untuk memperbaiki struktur tanaha.

2. Pupuk Hijau

Pupuk hijau merupakan bagian tumbuhan hijau yang mati dan tertimbun pada tanah. Pupuk organic jenis ini memiliki perimbangan C/N rendah, sehingga bisa terurai dan lekas tersedia bagi tanaman. Pupuk hijau sebagai sumber nitrogen lumayan baik di daerah tropis, yaitu sebagai pupuk organic sebagi penambah unsure mikro dan perbaikan struktur tanah.

3. Pupuk kandang

pupuk kandang merupakan pupuk yang datang dari kotoran hewan. Kandungan hara pada puouk kandang rata-rata antara 55% N, 25% P2O5, dan 5% K2O (tergantung dari jenis hewan dan bahan makanannya). Makin berlama-lama pupuk kandang mengalamai proses pembusukan, makin rendah perimbangan C/N-nya.

b. Pupuk Anorganik

Pupuk anorganik ataupun pupuk buatan (dari senyawa anorganik) adlah puuk yang sengaja dibuat oleh manusia pada pabrik dan memuat unsure hara tertentu pada ukuran tinggi. Pupuk anorganik dipakai untuk mengatasi kekurangan mineral murni dari alam yang dibutuhkan tumbuhan untuk hidup secara wajar. Puuk anorganik bisa menimbulkan bulir hijau dan yang dibutuhkan pada proses fotosintesis.
Berdasarkan kandungan unsure-unsurnya.

Pupuk Anorganik digolongkan menjadi 2 :

Jenis pupuk
Jenis pupuk dan manfaatnya

1. Jenis Pupuk Tunggal

Pupuk tunggal adalah suatu pupuk yang memuat cuma satu jenis unsure hara sebagai penambah kesuburan pada tanaman. Contoh pupuk tunggal yaitu pupuk K, N, dan P.

a. Pupuk Nitrogen

Fungsi nitrogen (N) bagi tumbuhan adalah:

  • Merangsang pertunasan, menambah tinggi tanaman dan mempercepat pertumbuhan tanaman.
  • Memperbaiki kualitas, terutama kandungan proteinnya.
  • Menyediakan bahan makanan bagi mikroba (jasad renik).
  • Nitrogen diserap pada tanah berbentuk ion nitrat ataupun ammonium.

Kemudian, didalam tumbuhan bereaksi dengan karbon membentuk kecut amino, selanjutnya berubah sebagai protein. Nitrogen termasuk unsure yang paling banyak dibutuhkan oleh tanaman karena 16-18% protein tersusun dari nitrogen. Pupuk yang paling banyak memuat unsure nitrogen merupakan pupuk urea.

Macam-macam Pupuk Nitrogen

  • Pupuk urea(CO(NH2)2) yang memuat 47% nitrogen (paling tinggi dibandingkan dengan pupuk nitrogen jeni lain). Urea paling mudah hancur pada tirta dan pun mudah diubah sebagai ion nitrat (NO3-) yang mudah diserap oleh tumbuh-tumbuhan. Trik pembuatan urea : 2NH3(g) +CO2(g) CO(NH2)2(s) +H2O (l).
  • Pupuk ZA (Zwavel Ammonium) ataupun ammonium sulfat ((NH4)2SO4) yang memuat 21% nitrogen.
  • Pupuk ammonium klorida (salmiak) ataupun NH4Cl, memuat 20% nitrogen.
  • Pupuk ASN (ammonium Sulfat Nitrat) ataupun [(NH4)3(SO4)(NO3)], memuat 23-26% nitrogen.
  • Pupuk natrium nitrat ataupun sodium nitrat (NaNO3), memuat 15% nitrogen.

b. Pupuk Fosforus

Fosforus (P) bagi tanaman andil pada proses:
respirasi dan fotosintesis.
penyusunan kecut nukleat.
pembentukan benih tanaman dan penghasil buah.
Perangsang kemajuan akar, sehingga tanaman tentu lebih tahan terhadap kekeringan, dan,

Mempercepat masa panen sehingga bisa mengurangi resiko keterlambatan waktu panen.
Unsure fosfor dibutuhkan dibutuhkan pada jumlah lebih sedikit daripada unsure nitrogen. Fosfor diserap oleh tanaman pada bentuk apatit kalsium fosfat, FePO4, dan AlPO4.

Macam-macam Pupuk Fosfor :

  • Pupuk superfosfat (Ca(H2PO4)2) yang paling mudah hancur pada tirta sehingga mudah diserap oleh akar tanaman. Contoh: Engkel superfosfat (ES) yang memuat antara 15% P2O5, Double superfosfat (DS) yang memuat antara 30% P2O5, dan Tripel Superfosfat (TSP) yang memuat antara 45%P2O5.
  • Pupuk FMP (Fused Magnesium Phosphate) ataupun Mg3(PO4)2 yang baik dipakai pada tanah yang banyak memuat besi dan aluminium.
  • Pupuk aluminium fosfat (AlPO4)
  • Pupuk besi (III) fosfat (FePO4)

c. Jenis Pupuk Kalium

Fungsi kalium bagi tanaman adalah

  • Mempengaruhi tatanan dan mengedarkan karbohidrat di pada tanaman.
  • Mempercepat metabolisme unsure nitrogen.
  • Mencegah bunga dan buah supaya tidak mudah gugur.

Macam-macam pupuk kalium sebagai berikut:

pupuk kalium klorida ataupun potassium klorida (KCl). terdapat 2 macam pupuk KCl yang beredar di pasaran, yaitu KCl 80 (mengandung 50% K2O) dan KCl 90 (mengandung 53% K2O).

Pupuk ZK (Zwavel Kalium) ataupun kalium sulfat (K2SO4) yang baik dipakai pada tanaman yang tidak tahan te rhadap konsentrasi ion klorida tinggi. terdapat 2 macam pupuk ZK yang beredar di pasaran, yaitu ZK 90 (mengandung 50% K2O) dan ZK 96 (mengandung 53% K2O).

2. Jenis Pupuk Majemuk

Pupuk beragam yaitu pupuk yang memuat lebih dari satu unsure hara yang dipakai untuk menambah kesuburan tanah. Contoh pupuk beragam yaitu NP, NK, dan NPK. Pupuk beragam yang paling banyak dipakai merupakan pupuk NPK yang memuat senyawa ammonium nitrat (NH4NO3), ammonium dihidrogen fosfat (NH4H2PO4), dan kalium klorida (KCL).

Kadar unsure hara N, P, dan K pada pupuk beragam dinyatakan dengan komposisi nilai tertentu. contohnya pupuk NPK 10-20-15 berarti bahwa pada pupuk itu ditemukan 10% nitrogen, 20% fosfor (sebagai P2O5)dan 15% kalium (sebagai K2O).

Hati-hati dalam Penggunaan pupuk yang beragam karena harus disesuaikan dengan kebutuhan dari jenis tanaman tersebut. Di Indonesia beredar beberapa jenis pupuk beragam dengan komposisi N, P, dan K yang beragam.

Nilai suatu pupuk ditentukan oleh hal-hal berikut :

ukuran unsure, makin tinggi ukuran unsure, akin tinggi nilai pupuk.

Higroskopisitas, pupuk buatan mulai menarik tirta pada kelembaban 51-99%. Pupuk yang mudah menarik air, contohnya urea mengalami masalah pada penympanan, sifat higroskopis secara langsung tidak mempengaruhi nilai pupuk sebagai penambah kesuburan tanah.

Tingkat larut dalam pupuk mempengaruhi mudah tidaknya unsure-unsur yang terkandung diambil oleh tanaman.
trik kerja, bekerjanya pupuk merupakan waktu yang dibutuhkan hingga pupuk tersebut bisa dihisap oleh tanaman dan memperlihatkan

pengaruhnya. Bekerjanya pupuk paling mempengaruhi waktu dan trik penggunaan pupuk.
Keasaman, beberapa jenis pupuk bisa dipakai untuk meningkatkan, mempetahankan, ataupun mengurai keasaman tanah.

Pengaruh negatif penggunaan pupuk

a. Pengaruh negatif pupuk urea

tanah tentu bersifat lebih kurang asam
penggunaan urea berlebihan pada kurun waktu yang berdekatan tentu mengurangi proses tumbuhnya kecambah dari suatu benih dan mengurangi daya serap akar.

b. Pengaruh negatif pupuk superfosfat

apabila kelebihan superfosfat, tanah tentu kelebihan asam. Hal ini dikarenakan superfosfat bisa meningkatkan konsentrasi hydrogen pada tanah.

bisa bersifat racun bagi tanaman apabila diberikan pada tanaman yang tumbuh pada tanah yang memuat banyak unsure aluminium. Hal ini dikarenakan superfosfat bisa mempercepat pembentukan racun aluminium, ataupun toxic aluminium.

c. Pengaruh negatif pupuk ammonium sulfat

bisa bersifat racun bagi tanah apabila diberikan pada tanah tanpa disertai kapur. Tanpa adanya batuan kapur, ammonium sulfat tentu bebas bereaksi dengan besi, aluminium, dan mangan membentuk racun besi, aluminium, dan mangan.
Kelebihan pupuk ammonium sulfat mengakibatkan tanah besifat asam. Tanah Basa sangat cocok dipupuk dengan ammonium slfat.

JENIS DAN KEGUNAAN UNSUR HARA

13 JENIS DAN KEGUNAAN UNSUR HARA

NITROGEN ( N )

MANFAAT : untuk pertumbuhan tanaman secara vegetatif, umum, andil pada pembentukan klorofil, kecut amino, lemak, enzim, dan persenyawaan lainnya.

TUMBUHAN YG MEMBUTUHKAN PUPUK INI : tanaman lambat. Biasanya pertama daun menguning dan mengering, kemudian rontok. Daum yg menguning diawali dari daun bagian bawah, kemudian disusul daun bagian atas.

FOSFOR ( P )

MANFAAT : Membentu pertumbuhan protein dan miniral yg paling tinggi bagi tanaman. Bertugas mengedarkan tenaga keseluruh bagian tanaman. Merangsang pertumbuhan dan kemajuan akar. Mempercepat membungaan dan pembuahan tanaman. Serta mempercepat pemasakan biji dan buah.

GEJALA TUMBUHAN YG MEMBUTUHKAN PUPUK INI : Daun bawah berubah warna sebagai tua ataupun tampak mengkilap merah keunguan. terus sebagai kuning keabuan dan rontok. Tepi daun, cabang, dan batang berwarna merah keunguan. Batang kerdil dan tidak menimbulkan bunga dan buah. apabila sudah terlanjur berbuah ukurannya kecil, jelek, dan lekas matang.

POTASIUM ( K )

MANFAAT : menopang pembentukan protein, karbohidrat dan gula. menopang pengankutan gula dari daun ke buah, meningkatkan daya tahan terhadap penyakit.

GEJALA TANAMAN YG MEMBUTUHKAN PUPUK INI : Daun mengkerut ataupun keriting, timbul bercak-bercak merah kecoklatan kemudian kering dan mati. kemajuan kar lambat. Buah tumbuh tidak sempurna, kecil, jelek, dan tidak tahan lama.

KALSIUM ( Ca )

MANFAAT : pembentukan bulu-bulu akar akan di aktifkan +Mengaktifkan pembentukan bulu-bulu akar dan biji serta menguatkan batang. menopang keberhasilan penyerbukan. menopang pemecahan sel. membanti kegiatan beberapa enzim pertumbuhan. Serta menetralisir senyawa dan kondisi tanah yang merugikan.

GEJALA TANAMAN YG MEMBUTUHKAN PUPUK INI : Tepi daun muda mengalami krorosil, kemudian menjalar ke tulang daun. Kuncup tanaman muda tidak berkembang dan mati. ditemukan bintik hitam pada serat daun. Akar pendek. Buah pecah dan bermutu rendah.

MAGNESIUM ( Mg )

MANFAAT : menopang pembentukan klorofil, asama amino, vitamin, lemak dan gula. andil pada transportsi fosfat pada tanaman.
GEJALA TANAMAN YG MEMBUTUHKAN PUPUK INI : Daun tua mengalami krorosis, menguning dan bercak kecoklatan, hingga kesimpulannya rontok. Pada tanaman yg menimbulkan biji tentu menimbulkan biji yg lemah.

BELERANG ( S )

MANFAAT : menopang pembentukan kecut amino, protein dan vitamin. menopang pembentukan bintil akar dan pertumbuhan tunas baru.
GEJALA TANAMAN YG MEMBUTUHKAN PUPUK INI : Daun muda berwarna hijau muda, mengilap, tapi lebih kurang pucat keputihan, kemudian berubah jadi kuning dan hijau. Tanaman tumbuh terlambat, kerdil, berbatang pendek dan kurus.

BORON ( Bo )

MANFAAT : Membawa kabohidrat keseluruh jaringan tanaman. Mempercepat penyerapan unsur kalium. Merangsang tanaman berbunga dan menopang proses penyerbukan. Meningkatkan kualitas produksi sayuran dan buah-buahan.

GEJALA TANAMAN YG MEMBUTUHKAN PUPUK INI : Tunas pucuk mati dan berwarna hitam, kemudian muncul tunas amping tapi tidak berlama-lama terus tentu mati. Daun mengalami klorosis dimulai dari bagian bawah daun kemudian mengering. Daun yg modern muncul kerdil dan kesimpulannya mati. Daun tuanya berbentuk kecil, tebal dan rapuh. Pertumbuhan batang lelet dengan ruas-ruas cabang yg pendek.

TEMBAGA ( Cu )

MANFAAT : menopang pembentukan klorofil dan sebagai komponen pada pembentukan enzim tanaman.
Daun yang berwarna kuning, muda dan layu dan tidak berkembang, pertumbuhan dan kesuburan tanaman terhambat secara keseluruhan.

KLOR ( CI )

MANFAAT : andil pada pembentukan hormon tanaman. Meningkatkan ataupun memperbaiki kualitas dan kuantitas produksi tanaman.
Tanaman mengering, layu, daun pucat. Produktivitas tanaman rendah dan pemasakan buah lambat.

BESI ( Fe )

MANFAAT : andil pada proses-proses fisiologis tanaman, seperti proses pernapasan, pembentukan klorofil dan fotosintesis.
GEJALA TANAMAN YG MEMBUTUHKAN PUPUK INI : Daun muda berawrna putih pucat kemudian kekuningan, dan kesimpulannya rontok. Tanaman perlahan-lahan mati dimuali dari puncak.

MANGAN ( Mn )

MANFAAT : menopang proses fotosintesis, dan andil pada pembentukan enzim-enzim tanaman.
GEJALA TANAMAN YG MEMBUTUHKAN PUPUK INI : Pertumbuhan tanaman kerdil, daun berwarna kekuningan ataupun merah dan biasa rontok. Pembentukan biji tidak sempurna.

MOLIBDENUM ( Mo )

MANFAAT : Fungsi sama seperti Cu, andil sebaga pengikat nitrogen bebas udara untuk pembentukan protein, dan sebagai komponen pembentuk enzim pada bakteri bintil akar tanaman leguminose.

GEJALA TANAMAN YG MEMBUTUHKAN PUPUK INI : Daun berubah warna, keriput dan melengkung seperti mangkuk. Muncul bintik-bintik kuning disetiap lembaran daun, dan kesimpulannya mati. Pertumbuhan tanaman terhenti.

SENG ( Zn )

MANFAAT : Mmebantu pembentukan auksin, klorofil, dan karbohidrat.
GEJALA TANAMAN YG MEMBUTUHKAN PUPUK INI : Daun berwarna kuning pucat ataupun kemerahan, muncul bercak-bercak putih di permukaan daun hingga kesimpulannya mengering, berlubang dan mati. kemajuan akar tidak sempurna, sehingga pendek dan tidak subur.

Jenis Pupuk dan Fungsinya

Leave a Comment