14+ Minuman Khas Jawa Tengah Enak, Terpopuler Update 2020

Minuman Khas Jawa Tengah – Hallo Sahabat Amanah, Bagaimana kabarnya semoga kalian semua dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa. Sahabat, Sudahkah Anda semua mencoba minuman khas dari Jawa Tengah? Atau malahan belum tahu apa saja minuman khas Jawa Tengah? Yak, simak penjelasan dari Admin sebagai berikut :

Minuman Khas Jawa Tengah

 

Inilah Nama Jenis Minuman Khas Jawa Tengah Beserta Harganya mulai yang termurah sampai yang mahal:

NAMA MINUMAN KHAS JAWA TENGAH
HARGA SATUAN
Minuman Bajigur Rp                      10.000
Minuman Bir Pletok Rp                      10.000
Minuman Es Dawet Cendol Rp                      10.000
Minuman Es Doger Rp                         7.000
Minuman Es Selendang Mayang Rp                         6.000
Minuman Es Teler Rp                      20.000
Minuman Lahang Rp                         3.000
Minuman Limun Sarsaparilla Rp                      13.000
Minuman Sekoteng Rp                      15.000
Minuman Wedang Uwuh Rp                         6.000
Minuman Es Gempol Pleret Rp                         5.000
Minuman Es Rumput Laut Rp                         5.000
Minuman Adon-adon Coro Rp                         5.000
Minuman Es Dawet Rp                         4.000
  1. Minuman Khas Jawa Tengah Bajigur

Minuman Khas Jawa Tengah Bajigur
Minuman Bajigur / youtube.com

Bajigur adalah minuman hangat yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Minuman ini berbahan dasar santan yang dicampur dengan gula aren.

Minuman ini sangat cocok dinikmati pada saat musim hujan dimana cuaca sedang dingin-dinginya. Apalagi jika ditambah dengan sedikit jahe dan garam untuk menambah rasa gurih.

Bajigur biasa dijual pada waktu malam hari menggunakan gerobak, dan biasanya juga di sediakan kacang rebus, singkong rebus, dan pisang rebus sebagai pendamping.

Baca Juga : Minuman Khas Indonesia

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Bir Pletok

Minuman Khas Jawa Tengah
Minuman Khas Tradisional Bir Pletok

Bir pletok adalah minuman khas masyarakat betawi. Mungkin mendengar namanya saja sudah membuat kita enggan untuk mengkonsumsinya karena takut memabukan karena mengandung alkohol.

Tapi tenang saja tidak seperti namanya, bir pletok dibuat dari campuran rempah-rempah alami nusantara yang diolah secara tradisional jadi sama sekali tidak memabukan dan sangat aman untuk diminum.

Bir pletok terbuat dari lada, jahe, dan kulit kayu secang. Kandungan dalam kulit kayu secang inilah yang menjadikan bir pletok berwarna merah.

Pada mulanya minuman ini di racik lantaran orang Betawi melihat kebiasaan orang Belanda yang selalu meminum wine dalam sebuah pesta atau perayaan.

Karena itu, masyarakat betawi juga ingin meminum minuman serupa dalam setiap perayaan adat. Tapi karena wine termasuk minuman yang haram karena mengandung alkohol, masyarakat betawi membuat wine sendiri dari campuran rempah-rempah diatas.

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Es Dawet Cendol

Minuman khas Jawa Tengah
Minuman Khas Tradisional Jawa Tengah Es Cendol Dawet

Es dawet cendol atau adalah minuman khas jawa barat yang berbahan dasar santan dan gula merah dengan isian berwarna hijau yang terbuat dari tepung beras.

Di jawa barat khususnya sunda minuman ini dikenal dengan sebutan cendol sementara di jawa tengah minuman ini lebih dikenal dengan nama es dawet.

Istilah “cendol” sendiri mungkin berasal dari kata “jendol” yang muncul saat orang sunda minum es dawet cendol dan merasakan sensai jendolan pada saat isian es cendol masuk ke dalam mulut.

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Es Doger

Minuman Khas Jawa Tengah
Minuman Khas Tradisional Es Doger

Es doger adalah minuman berwarna merah muda yang berasal dari campuran santan dan sirup dengan serutan kelapa muda yang dikeruk menggunakan tutup botol yang terbuat dari besi.

Awal mulanya es doger hanya sebagai penghilang rasa haus di tengah di siang hari, tapi sekarang dengan kreasi para pedagang es doger yang membuat tampilannya semakin menarik.

Menjadikan es doger sebagai menu yang wajib dicoba saat berada di jawa tengah apalagi dengan tampilan yang instgramable membuat banyak kalangan muda yang tertarik.

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Es Selendang Mayang

Minuman Khas Jawa Tengah
Minuman Khas Tradisional

Banyak yang belum mengenal minuman khas Betawi ini. Es selendang mayang berisi hunkwe ( sejenis jelly yang terbuat dari tepung beras) dengan kuah dari campuran santan dan gula merah ditambah dengan sedikit garam yang membuat rasanya manis-manis gurih.

Selain rasanya yang manis, selendang mayang juga memiliki tampilan yang tidak kalah menarik dengan es doger apalagi jika di tambah dengan buah pisang dan susu membuat orang tidak sabar untuk meminumnya.

Meski demikian es selendang mayang sudah jarang di temui bahkan di daerah kelahiranya jawa tengah minuman ini termasuk minuman yang langka, entah karena sudah sepi peminat atau bapak-bapaknya sudah lanjut usia dan tidak ada yang melanjutkan usahanya.

Baca Juga : Minuman Khas Jawa Barat

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Es Teler

Minuman Khas Jawa Tengah
Minuman Es Teler / youtube.com

Jangan salah paham dulu, es yang satu ini tidak akan membuat kamu teler karena terbuat dengan bahan seratus persen aman untuk dikonsumsi.

Es teler beirisi serutan kelapa muda, potongan buah alpukat, dan buah nangka yang sudah matang kemudian di siram dengan kuah dari campuran santan kelapa encer dan sirup.

Sekarang, es teler memiliki beragam isian seperti kolang-kaling, potongan buah-buahan dan juga agar-agar. Mungkin salah satu cara yang digunakan oleh para pedagang es teler untuk menarik minat pembeli.

Minuman ini sangat cocok dinikmati di siang hari pada saat matahari lagi panas-panasnya, apalagi saat jalan-jalan bersama pasangan kemudian membeli es teler satu mangkok berdua membuat suasana semakin syahduu.

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Lahang

Minuman Khas Jawa Tengah
Minuman khas Tradisional Lahang

Lahang adalah minuman tradisional yang terbuat nira hasil sadapan dari bunga pohon aren, di Jawa Timur minuman ini dikenal dengan sebutan legen.

Rasanya yang khas dan menyegarkan membuat minuman ini banyak diminati masyarakat penggemar minuman tradisional. Apalagi jika diminum dengan menggunakan gelas yang terbuat dari bambu semakin menambah kesan pedesaan yang menyejukan.

Selain menyegarkan, mengkonsumsi lahang juga dapat mengganti cairan tubuh yang hilang. Kandungan gula dan kalori pada lahang juga bisa mengembalikan stamina tubuh yang terkuras setelah beraktifitas.

Lahang juga berkhasiat mengobati berbagai penyakit seperti diabet, ginjal dan penyakit lainya. Apabila ada seorang pasien setelah menjalani operasi disarankan untuk minum lahang, karena nira pohon aren berkhasiat unutk mempercepat penyembuhan pada luka.

Untuk mendapatkan lahang dengan kualitas terbaik, petani pohon aren harus berangkat lebih awal agar mendapat nira yang masih segar  yang di sadap pada waktu pagi hari. Usia pohon aren yang baik untuk disadap adalah saat sudah berusia 5 tahun.

Petani juga harus memperhatikan usia bunga yang akan disadap, karena air bunga pohon aren jika terlambat disadap akan berubah menjadi cuka atau tuak.

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Limun Sarsaparilla

Minuman Khas Jawa Tengah
Minuman Khas Tradisonal Limun Sarsaparilla

Minuman ini muncul pertama kali di Indonesia pada tahun 1950-an tepatnya di daerah Yogyakarta. Sebagian masyarakat jogja menyebutnya dengan limun saparilla.

Limun sarsaparilla merupakan minuman berkarbonasi seperti halnya coca cola atau sprit. Soda minuman ini di dapat dari hasil fermentasi air tanaman sarsaparilla. Sehingga para penggemarnya menamainya dengan sebutan cola jawa.

Pada tahun 1950 sampai 1970-an minuman ini merupakan minuman yang paling populer dan kebanyakan penikmatnya dari golongan menengah keatas, bahkan pernah menduduki urutan pertama minuman favorit kaum elit Yogyakarta.

Saat itu, limun sarsaparilla masuk kedalam jenis minuman elit yang membawa gengsi sosial, hanya orang kelas atas saja yang dapat menikmati minuman simbol kemajuan yang berkelas di zamanya.

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Sekoteng

Minuman Khas Jawa Tengah
Minuman khas Tradisional Sekoteng

Sekoteng adalah minuman khas daerah Jawa Tengah rasa jahe yang biasa dihidangkan panas.

Bahan lain yang biasa di masukan ke dalam minuman sekoteng kacang tanah, kacang hijau, pacar cina, dan potongan roti tawar.

Minuman ini biasa dijual keliling kampung menggunakan grobak pikul. Satu sisi memuat panci yang berisi air jahe beserta kompor dibawahnya,  sedangkan sisi yang lain untuk bahan campuran sekaligus sebagai tempat meracik sekoteng.

Mengkonsumsi sekoteng dapat menghangatkan badan dan mengurangi pusing kepala, juga dapat mencegah osteoporosis dikarenakan jahe yang dalam sekoteng bisa mengurangi peradangan pada sendi.

Baca Juga : Minuman Khas Jawa Timur

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Wedang Uwuh

Minuman Khas Jawa Tengah
Minuman khas Tradisional Wedang Uwuh

Sejarah tradisional Jawa menyimpan berbagai cerita menarik. Banyak jenis makanan dan minuman khas yang lahir dari hasil kreativitas atau coba-coba.

Wedang uwuh misalnya, minuman ini merupakan hasil dari kreativitas luar biasa masyarakat jawa melalui beberapa percobaan.

Kata wedang dalam bahasa jawa berarti minuman dan uwuh berarti sampah. Asal mula nama ini diambil dari tampilan wedang uwuh yang penuh dengan daun-daun kering (rempah-rempah) seperti sampah.

Bagaimana tidak disebut minuman sampah, terdapat 14 jenis rempah-rempah yang digunakan unutk meracik 1 gelas wedang uwuh siap minum. Tapi jangan salah minuman ini punya segudang khasiat yang bagus untuk tubuh.

Mengonsumsi wedang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengobati batuk, meredakan radang tenggorokan, dan untuk kamu yang sering kembung atau masuk angin sangat disarankan untuk minum wedang uwuh.

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Es Gempol Pleret

Minuman Khas Jawa Tengah
Minuman khas Tradisional Es Gempol Pleret

Es gempol pleret adalah minuman yang terbuat dari campuran santan dan sirup yang di beri es batu.

Untuk isianya, es gempol pleret berisi bola-bola yang terbuat dari tepung beras yang diberi nama gempol, dan pleret yang terbuat adonan tepung beras warna merah muda yang dibentuk pipih.

Tekstur dari gempol yang lembut dan pleret yang kenyal berpadu kuah santan ditambah dengan harganya yang terjangkau, membuat semangkuk es gempol pleret banyak dimninati masyarakat.

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Es Rumput Laut

Minuman Khas Jawa Tengah
Minuman khas Tradisional Es Rumput Laut

Es rumput laut banyak dijumpai di daerah pesisir Jawa Tengah seperti kota Jepara. Rumput laut yang digunakan merupakan hasil dari budidaya masyarakat sekitar jadi dijamin masih fresh.

Selain rumput laut, satu porsi es rumput laut biasanya disajikan bersama buah-buahan, nangka, jelly, dan roti. Cukup lengkap bukan? jadi bisa menghilangkan dahaga sekaligus mengenyangkan.

Baca Juga : Minuman Khas Bali

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Adon-adon coro

Minuman khas Jawa Tengah
Minuman khas Tradisional adon adon coro

Adon-adon coro merupakan minuman tradisional khas Jawa Tengah yang terbuat dari rempah-rempah kayu manis, lengkuas, cengkeh yang disiram dengan air santan, jahe, dan gula merah.

Mungkin sekilas terlihat seperti wedang ronde dari Yogyakarta, tapi kalau wedang ronde memakai gula pasir sedangkan adon-adon coro memakai gula jawa.

Adon-adon coro memiliki rasa pedas jahe yang hangat ditenggorokan karena mungkin jahe yang digunanakan cukup banyak.

Minuman ini sangat cocok dinikmati saat malam hari karena disajikan dalam keadaan panas apalagi kalau hujan, adon-adon coro sangat cocok untuk dijadikan teman setia.

  1. Minuman Khas Tradisonal Jawa Tengah Es Dawet

Minuman Khas Jawa Tengah
 Es Dawet

Es dawet pada umumnya terbuat dari adonan tepung beras yang masak sebagai isian kemudian ditambah denga santan dan gula merah sebagai kuahnya.

Es dawet khas jawa tengah sedikit berbeda dengan es dawet pada umumnya, karena es dawet khas jawa tengah menggunakan tepung sagu aren sebagai dahan dasar membuat isianya.

Dalam penyanjianya terbilang cukup unik, karena es dawet khas jepara menggunakan mangkuk dari tanah dengan toping yang beraneka ragam, diantaranya alpukat, nangka, durian, nata de coco dan banyak lagi.

Minuman ini masih banyak di temui di Jawa tengah biasanya banyak di temui di pinggir-pinggir jalan menggunakan gerobak dorong. Jadi saat anda berkunjung ke Jawa Tengah bisa mampir menikmati semangkuk  es dawet sambil melepas penat selama perjalan.

Sekian Penjelasan lengkap dari kami mudah mudahan dengan adanya referensi ini menambah wawasan bagi Anda semua dan jangan lupa untuk mencintai makanan dan minuman khas Indonesia termasuk minuman khas Jawa Tengah.

Baca Juga : Minuman Khas Riau

Leave a Comment