Nama Rumah Adat Madura Tanean | Keunikan, Ciri Khas, Jenis, Gambar [LENGKAP]

Nama Rumah Adat Madura Tanean | Keunikan, Ciri Khas, Jenis, Gambar [LENGKAP]

Rumah Adat Madura – Halo Sahabat Amanah? Bagaimana kabarnya? semoga kalian dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa, Aamiin. Sahabat kali ini kami akan mengajak Anda semua untuk jalan-jalan ke kota dengan sebutan Pulau Garam/ Madura.

Yah, disini kami tidak lagi mengenalkan tentang makanan khas seperti biasanya, akan tetapi kami mengajak untuk memahami tentang Rumah adat Jawa Timur yang dijuluki Tanean Lanjheng.

Rumah adat yang satu ini berasal dari budaya masyarakat pulau Garam Madura pulau Garam di Jawa Timur.

Tanean Lanjheng secara termonologi berarti “Halaman Panjang”. Hal ini fakta dengan pola struktur bangunannya yang memanjang dari arah Barat ke Timur atau sebaliknya.

Rumah Adat Madura Pulau Garam Taneyan

Rumah Adat Madura
Rumah Adat Madura / goodnewsfromindonesia.id

Rumah Tenean Lanjheng ini selain berfungsi sebagai rumah tinggal, juga dianggap sebagai gambaran kehidupan sosial masyarakat Madura pulau Garam dijawa Timur yang sangat mengutamakan hubungan kekerabatan mereka semua.

Maka karenanya, pola dari rumah ini memiliki beberapa keunikan yang timbul dari nilai-nilai filosofi kehidupan sosial suku Madura pulau Garam yang bermasyarakat.

Pola Rumah Tanean Lanjheng

Rumah Adat Madura
Rumah Adat Madura / shifafadlilah10.blogspot.com

Tanean Lanjheng sebenarnya bukan sebutan untuk satu rumah saja, melainkan mencakup beberapa rumah dan kelengkapannya dalam satu lingkungan bertetangga.

Dalam satu rumah Tanean Lanjheng terdapat beberapa rumah yang berjajar dan memanjang dari arah Barat ke Timur dilengkapi dengan adanya mushola sebagai tempat ibadah family serta kandang ternak, sumur, dan halaman yang memanjang yang di di letak sampingnya.

Posisi lingkungan rumah adat Jawa Timur ini biasanya berada dekat lahan garapan, ladang, sawah, sungai, dan jalan. Sebagai pembatas, kompleks rumah dipagari dengan tanaman hidup atau galangan (tanah yang ditinggikan) sehingga terpisah dari lahan garapan petani/tempat kerja.

Satu lingkup rumah dapat terdiri dari 2 sampai 10 rumah. Masing-masing rumah dihuni oleh satu family dan dalam satu kompleks tersebut pemiliknya masih saling memiliki hubungan kekerabatan sanak family.

Rumah yang posisi nya berada di bagian Barat adalah rumah orang yang memiliki tingkat kekerabatan lebih tinggi, misalnya kakek, kakak dari ayah atau ibu, orang tua, dan seterusnya, sementara semakin ke timur pemilik rumah biasanya memiliki hubungan kekerabatan yang lebih rendah sehingga ada urutannya.

Satu lingkup rumah Tanean Lanjheng biasanya juga dilengkapi dengan bangunan langgar atau masjid husu family. Letaknya berada di ujung barat tengah di antara ujung rumah.

Sedangkan kandang ternak beradai di bagian depan rumah seberang halaman berhadap-hadapan. Setiap rumah memiliki satu kandang yang isi kandang bisa berisi beragam hewan peliharaan, hanya saja yang paling umum adalah sapi atau kerbau dan ayam serta kambing.

Komponen Penyusun Ruang

Rumah Adat Madura
Rumah Adat Madura / wisatamadura.or.id

Umumnya, rumah adat Tanean Lanjheng disusun oleh beberapa komponen yang paling utama. Komponen2 ruang rumah adat Jawa Timur ini memiliki fungsi-fungsi yang spesifik yang berbeda di anatar yang lain, di antaranya :

1. Langgar

Rumah Adat Madura
Rumah Adat Madura / padasuka.id

Untuk bangunan Langghar berbentuk persegi panjang yang memanjang ke belakang dengan ukuran 23,1 m di dalamnya terdapat perlengkapan alat sholat dan sarana pendukung lainnya, seperti tikar, sajadah, mukena, dan pengeras suara hanya bersifat kecilsaja.

Keberadaan langgar menunjukan bahwa masyarakat Madura pulau Garam adalah masyarakat yang religious yang menyediakan tempat husus untuk ibadah.

2. Tanean

Rumah Adat Madura
Rumah Adat Madura / wisatamadura.or.id

Tanean (halaman) berbentuk persegi panjang yang membujur dari barat ke timur dengan panjang 90M, Tanean biasa digunakan untuk tempat bermain anak-anak, tempat menjemur hasil pertanian jika musim panen, dan tempat dilangsungkannya acara family seperti pernikahan, tahlilan hitanan dan dll.

3. Kandang

Kandang untuk ternak Berbentuk persegi panjang dengan ukuran 6,6 x 5,9 m.

4. Persegi Panjang

Rumah berbentuk persegi panjang yang memanjang ke samping dengan ukuran 6,6 x 11 m pada umum, namun kadang sesuai dengan selera pemilik Tanean.

5. Dapur

Dapur berbentuk persegi panjang juga yang memanjang ke belakang dengan ukuran 3,8 x 6,6 m dan bias lebih, Setiap rumah dalam kompleks Tanean Lanjheng memiliki dapur.

Di dalam dapur terdapat beragam keperluan masak, seperti lincak/ranjang, peralatan masak dan rak piring sejenisnya.

Material Bangunan

Rumah Adat Madura
Rumah Adat Madura / shifafadlilah10.blogspot.com

Rumah Tanean Lanjheng dibangun menggunakan beragam material yang ada. Ada yang berasal dari alam, ada pula yang di beli di took terdekat. Bgai lantai rumah ini dapat ditemukan dengan alas tanah atau plesteran semen yang biasanya.

Untuk tinggi lantai biasanya sekitar 40 cm dari tanah di sekitarnya begitu. Ketinggian ini bertujuan untuk menghindari merembesnya air ke permukaan lantai dalam rumah saat terjadi hujan.

Dinding dan rangka rumah terbuat dari kayu yang sudah di bentuk. Kerangka dindingnya dari balok kayu, dinding dari papan, sementara kerangka atap dibuat dari bamboo yang sudah kering dan di potong kecil-kecil memanjang.

Untuk atapnya sendiri digunakan genteng tanah, daun nipah, atau daun alang-alang tergantung kemampuan ekonomi pemiliknya yang akan membuat rimah.

Sedangkan atapnya, dikenal beberapa desain yang biasa digunakan dalam rumah adat Jawa Timur ini, yaitu desain pacenan, jadrih, lalu Trompesan.

Rumah Adat Madura
Rumah Adat Madura / lengkapkbudayaan.com

Pacenan punya hiasan berupa tanduk atau ekor ular pada bagian bubungannya seperti rumah atau bangunan china, jadrih memiliki 2 bubungan, sementara trompesan adalah atap dengan 3 patahan bagian tergantung dari lebarnya rumah.

Menjunjung tinggi tali kefamilyan merupakan ciri khas dari masyarakat Madura pulau Garam. Lambang-lambang yang mendukung hal ini bisa dilihat dari rumah adat yang sebagian besar masih terpelihara dengan rapi di berbagai pelosok di Madura pulau Garam.

Salah satunya yang terletak di Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura pulau Garam. Halaman panjang atau yang terkenal dengan sebutan Tanean Lanjang adalah bukti kekerabatan masyarakat Madura pulau Garam.

Keunikan Rumah Adat Madura Tanean Lanjheng

Rumah Adat Madura
Rumah Adat Madura / qudsfata.com

Tanean Lanjang adalah pemukiman taradisional masyarakat Madura pulau Garam yang merupakan kumpulan rumah yang terdiri atas beberapa family yang masih terikat dalam satu sanak family.

Jangkauan antara satu rumah dengan rumah lainnya pun terbilang cukup dekat. Biasanya hanya dibatasi oleh pekarangan. Letaknya sangat berdekatan dengan lahan garapan, mata air atau sungai yang ada di sekitarnya.

Tanean Lanjang terjadi karena sejumlah rumah di tata berjejeran dengan rumah induk yang berada di tengah-tengah kompleks. Umumnya, rumah induk ini ditandai dengan hiasan 2 jengger ayam di atapnya dengan posisi berhadapan layaknya batu nisan pada sebuah makam yang sering kita jumpai.

Hiasan model ini mengingatkan penghuni rumah pada kematian, yang pasti akan dijalani oleh setiap makhluk yang bernafas. Rumah induk ini ditempati oleh orang tertua pada family.

Orang tua ini yang dijuluki kepala somah. Seperti raja kecil, kepala somah adalah yang menguasai semua kebijakan family, terutama menyangkut masalah perkawinan yang akan dilkaukan. Penyusunan rumah disusun berdasarkan hierarki dalam family.

Barat sampai timur merupakan arah yang menunjukkan urutan tua – muda. Ikatan kefamilyan menjadi sangat erat berkat diberlakukan sistem tsbt. sedang hubungan antar kelompok cenderung renggang, karena letak pemukiman yang menyebar dan terpisah di karnakan luasnya tanah Madura dan sedikitnya penduduk.

Sedangkan ujung paling barat merupakan letak langgar. kotak utara adalah kelompok rumah yang tersusun sesuai hierarki family. Sementara itu susunan barat – timur terletak rumah orang tua, anak-anak, cucu hingga cicit dari keturunan dari pihak perempuan.

Inilah Rumah Adat Madura jaman dulu yang Wajib Anda ketahui yang kita lestarikan.

Kelompok family seperti itu deisebut sebagai koren atau rumpun bambu. Istilah ini sangat cocok karena satu koren berarti satu family inti. Rumah adat Madura pulau Garam ini hanya memilki satu pintu di depan. Hal ini dimaksudkan agar pemilik rumah dapat mengontrol aktifitas keluar masuk anggota familynya.

Pintu ini dihiasi ukiran-ukiran asll Madura pulau Garam, dengan warna hujau dan merah yang merupakan lambing kesetiaan dan perjuangan pahlawan. Sebuah gambar lukisan bunga juga tampak menghiasi dinding bagian depan rumah.

Gambar lukisan ini menggambarkan keharmonisan family, sebuah impian rumah masa depan yang bahagia. Dibagian dalam rumah berdiri 4 buah pilar penyangga yang tampak kokoh yang umum nya menggunakan kayu Jati.

Pilar-pilar ini terhubung satu dengan lainnya, sehingga membentuk yang namanya bujur sangkar. Pilar-pilar inilah yang kemudian disebut dengan pilar pasarean.

Contoh Gambar Rumah Adat Madura

1. Contoh Rumah Adat Madura

Rumah Adat Madura
Rumah Adat Madura / lengkapkbudayaan.com

2. Contoh Rumah Adat Madura

Rumah Adat Madura
Rumah Adat Madura / lengkapkbudayaan.com

3. Contoh Rumah Adat Madura

Rumah Adat Madura
Rumah Adat Madura / lengkapkbudayaan.com

Penutup

Nah Sahabat, Demikian yang dapat kami paparkan desain Rumah Adat Madura dari Jawa Timur yang bernama Lanjhang. Semoga artikel kami dapat dipahami dan menambah wawasan budaya kita semua, khususnya peradaban nenek moyang dari suku Madura, Jawa Timur. Rumah Adat Madura Tanean, Gambar Rumah Adat Madura.

Akhir kata, bila artikel kami bermanfaat untuk Anda mohon dishare ya, jangan lupa baca juga pembahasan kami Tentang Rumah Adat Lampung yaaa Salam Lestari!!!.

Rumah Adat Madura

Leave a Comment

%d bloggers like this: