PENGERTIAN AUDIT: Definisi, Tujuan, Jenis dan Manfaat Audit [Lengkap]

Pengertian Audit – Hallo Sahabat Amanah, Bagimana kabarnya? semoga kalian semua dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa. Sahabat tahukah Anda apa itu Audit dalam perusahaan? nah jika Anda semua penasaran silahkan simak penjelasan dibawah ini tentang Pengertian Audit.

PENGERTIAN AUDIT

Pengertian Audit ialah pemeriksaan laporan keuangan untuk memberikan pendapat atas keakuratan laporan keuangan perusahaan dan juga menjadi faktor dalam keputusan.

PENGERTIAN AUDIT MENURUT PARA AHLI

Pengertian Audit

1. Arens and Loebbecke

Suatu kegiatan mengumpulkan dan mengevaluasi bukti mengenai informasi untuk menentukan dan melaporkan informasi dengan kriteria yang telah ditentukan. Untuk proses audit sendiri wajib dilakukan oleh yang kompeten dan independen.

2. The American Accounting Association’s

Sebuah sistematis untuk secara objektif mendapatkan dan mengevaluasi bukti tentang keadaan kegiatan ekonomi dan tujuan membangun tingkat kesepakatan antara negara-negara dengan kriteria yang telah ditetapkan dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pengguna yang berkepentingan.

3. A Statement of Basic Auditing Concepts

Sebuah proses yang sistematis untuk mengumpulkan dan mengevaluasi bukti secara objektif atas klaim tentang berbagai tindakan atau peristiwa ekonomi untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan.

Baca Juga : Pengertian Akuntansi

TAHAP – TAHAP OPINI AUDIT

Pengertian Audit
Pengertian Audit

Sebelum auditor mengeluarkan opininya (pendapat), mereka harus melakukan langkah-langkah audit. tahap Audit oleh Arens dkk (2008) adalah sebagai berikut:

  • Perencanaan dan pelaksanaan pendekatan audit.
  • Tes kontrol dan transaksi.
  • Menerapkan uji analisis rinci dalam saldo.
  • Penyelesaian dan penerbitan laporan audit.

Beberapa penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa audit akan dikaitkan dengan laporan keuangan perusahaan. Untuk mendapatkan hasil audit dan layak memuaskan, perusahaan wajib mempertimbangkan proses rekaman dan penyajian laporan keuangan dan sesuai dengan penggunaan akuntansi yang berlaku umum.

TUJUAN AUDIT

Pengertian Audit

Audit yang dilakukan harus memiliki tujuan tertentu. tujuan audit sebagai berikut:

1. Pastikan Kelengkapan (Integritas)

Audit dilakukan untuk memastikan bahwa semua transaksi yang terjadi dicatat atau dimasukkan ke dalam jurnal dengan semua aksesori.

2. Memastikan akurasi (ketepatan)

Kegiatan Audit juga bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh transaksi dan saldo telah perkiraan terdokumentasi dengan baik, perhitungan yang benar, jumlahnya benar, dan diklasifikasikan sesuai dengan jenis transaksi.

3. Memastikan Keberadaan (Keberadaan)

Catatan audit semua aset dan kewajiban memiliki eksistensi menurut tanggal tertentu. Dengan kata lain, semua transaksi dicatat sesuai dengan kejadian yang sebenarnya.

4. Membuat Evaluasi (Penilaian)

Kegiatan Audit juga bertujuan untuk memastikan bahwa semua prinsip umum diterima telah diterapkan dengan benar akuntansi.

5. Membuat Klasifikasi (Classification)

Audit adalah untuk memastikan bahwa semua transaksi dicatat dalam jurnal diklasifikasikan sesuai dengan jenis transaksi.

6. Memastikan akurasi (ketepatan)

Kegiatan Audit juga bertujuan untuk memastikan bahwa transaksi dicatat sesuai dengan tanggal yang benar, rincian saldo akun Anda, sesuai dengan nomor buku besar dan jumlah saldo dilakukan dengan benar.

7. Membuat Pisah Batas (cut-off)

Audit bertujuan untuk memastikan bahwa semua transaksi yang dekat dengan tanggal neraca dicatat pada periode yang sama. Pencatatan transaksi pada akhir periode akuntansi sangat mungkin kesalahan.

8. Pengungkapan (Disclosure)

Audit juga bertujuan untuk memastikan keseimbangan rekening dan persyaratan pengungkapan informasi yang relevan sudah dilayani dengan baik dalam laporan keuangan dan tidak ada penjelasan yang masuk akal dari isi dan laporan yang dibuat catatan kaki.

JENIS JENIS AUDIT

Pengertian Audit

1. Audit Laporan Keuangan

Audit ini merupakan audit yang mencakup pengumpulan dan evaluasi laporan pengujian, audit keuangan dilakukan audit eksternal dan biasanya atas permintaan pelanggan. Mereka juga audit berasal dari luar perusahaan.

2. Audit Operasional

audit operasional Reviewer atas setiap bagian dari proses dan metode operasi suatu organisasi untuk meninjau bagaimana efisiensi dan efisiensi kerja. Umumnya, setelah melakukan audit kinerja, auditor memberikan bimbingan dan saran kepada manajemen untuk meningkatkan prosedur dan manajemen perusahaan.

3. Audit Kepatuhan / Ketaatan

penyesuaian audit audit yang bertujuan untuk menganalisis apakah pelanggan harus mengikuti prosedur tertentu atau aturan yang telah ditetapkan oleh pihak yang memiliki otoritas yang lebih tinggi.

4. Audit Kinerja

Audit adalah audit yang dilakukan oleh instansi pemerintah untuk menentukan 3E atau hubungi ekonomi, efektivitas dan efisiensi.

Audit juga memperhatikan biaya (yaitu metode pengumpulan biaya) dan manfaat, yang berarti bahwa suatu kegiatan diharapkan tidak hanya pada biaya rendah tetapi juga dianggap bermanfaat bagi masyarakat.

Pemeriksaanya jenis utama dari audit sesuai dengan audit dapat dibagi menjadi empat, antara lain:

5. Audit Publik/ Audit Umum

Selain di atas, jenis audit dapat dibagi menjadi dua audit umum biasanya dilakukan oleh auditor independen. Dalam rangka memberikan pendapat atas kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan. Pemeriksaan itu dilakukan oleh standar profesional akuntan publik.

6. Audit Khusus

Audit khusus ialah bentuk penelaahan terbatas oleh perusahaan dan meminta hanya endoskopi khusus. contoh sebuah perusahaan ingin laporan audit khusus atas biaya divisi keuangan perusahaan.

MANFAAT AUDIT

Pengertian Audit

Manfaat Audit Untuk Perusahaan

  1. Audit itu menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disusun dan diperiksa kewajarannya untuk menghindari terjadinya kesalahan keuangan atau penipuan, baik disengaja atau tidak disengaja.
  2. Setelah melalui proses audit, bagi pengguna yang perlu untuk memastikan laporan keuangan perusahaan dan tidak meragukan adanya kesalahan dalam presentasi karena telah disesuaikan dengan standar akuntansi.
  3. Laporan audit mereka menunjukkan bahwa perusahaan telah dipercaya dan telah dinilai oleh badan pajak dan pajak, dibandingkan dengan perusahaan yang tidak menggunakan alias manfaat akuntansi belum dilakukan audit.
  4. Bagi investor dan kreditur menganggap perusahaan memiliki integritas dalam laporan keuangan dengan presentasi yang benar dan berkualitas.
  5. Salah satu keuntungan utama dari laporan audit adalah untuk melayani sebagai dasar atau pondasi kepercayaan, yang digunakan ketika pajak dan laporan keuangan pada perusahaan lain yang perlu dilaporkan ke laporan pemerintah.
  6. Memberikan informasi mengenai perbandingan antara anggaran perusahaan untuk biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan, termasuk biaya produksi yang dikeluarkan oleh perusahaan itu sendiri.

Manfaat Audit Bagi Anggota Lain Dalam Dunia Bisnis

  1. Memberikan dasar yang lebih meyakinkan kreditur atau counterparty untuk membuat keputusan pemberian kredit.
  2. Memberikan dasar yang lebih meyakinkan perusahaan asuransi untuk menyelesaikan klaim
  3. Pertanggungan kerugian.
  4. Untuk memberikan dasar yang handal bagi investor dan calon investor untuk mengevaluasi kinerja dan tata kelola manajemen investasi
  5. Untuk memberikan dasar obyektif untuk serikat dan auditee untuk menyelesaikan sengketa upah dan tunjangan.
  6. Memberikan dasar independen untuk pembeli dan penjual untuk menentukan hal penjualan, pembelian atau fusi.
  7. Untuk memberikan dasar yang lebih baik, kata pelanggan atau pelanggan untuk menilai profitabilitas atau audit keuangan, manajemen dan pengendalian internal sistem 45 dari profitabilitas, efisiensi operasional dan posisi keuangan.

Nah Itulah penjelasan lengkap tentang Pengertian Audit mulai dari Definsi, Tahap tahap, tujuan, jenis jenis serta manfaat Audit untuk perusahaan. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terima Kasih.

Baca Juga : Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

Leave a Comment