√ Pengertian Sitoplasma, Fungsi, Struktur dan Bagiannya (Lengkap)

Pengertian Sitoplasma – Apa kabar sahabat amanah? semoga Anda semua dalam lindungan tuhan yang Maha Esa Aamiin. Sahabat kali ini kami akan mengulas tentang Sitoplasma. Sudah tahukah Anda Apa itu Sitoplasma? mari simak penjelasan berikut ini :

Pengertian Sitoplasma

Pengertian Sitoplasma ialah bagian dari sel yang terbungkus dalam membran sel. Sitoplasma adalah cairan dalam sel yang dibungkus membran sel.

Setiap sel memiliki sitoplasma, tetapi struktur sitoplasma antar sel berbeda satu sama lain, tergantung pada fungsi sel.

Dalam sitoplasma terdapat sitoskeleton, berbagai organel dan vesikel serta sitosol dalam bentuk cairan tempat organel berada di dalamnya. 70% hingga 90% dari sitoplasma adalah cairan tidak berwarna, sisanya adalah sitoskeleton dan berbagai organel.

Ciri-Ciri Sitoplasma

Sitoplasma memiliki ciri sebagai berikut

  • 3 Padatan sitoplasma dari Organel yang pertama ribosom, mitokondria, dan kompleks golgi
  • Padatan dalam sitoplasma bervariasi karena fase sol (cair) dan gel (padat) tergantung pada kondisi sel.
  • Sitosol terdiri dari, air, protein, asam amino, vitamin, nukleotida, asam lemak, gula dan ion.
  • Ada sifat pewarnaan diferensial
  • Matriks sitoplasma, organel sel, dan inklusi sitoplasma
  • Sitoplasma ditemukan pada tumbuhan dan hewan Perbedaan sel hewan dan tumbuhan dapat dilihat dari jumlah sitoplasma. Pada tanaman ada banyak jumlah sitoplasma.

Komponen Sitoplasma

Pengertian sitoplasma
Pengertian sitoplasma

6 Komponen Sitoplasma Seperti :

  1. Enzim
  2. Ion
  3. Nutrien
  4. Garam
  5. Bahan Organik
  6. Air 85-90%

Komponen bahan yang dapat ditemukan dalam sitoplasma disebut sitosol. Sitosol membentuk cairan setengah yang memiliki fase encer (sol) dan fase padatan lunak (gel).

Fase sol dan fase gel tergantung pada aktivitas osmoregulasi di sitoplasma. Osmoregulasi adalah pengatur keseimbangan air pada makhluk hidup, di mana makhluk hidup akan menyesuaikan kebutuhan air yang dikonsumsi dan air yang keluar pada tubuh makhluk hidup.

Fungsi Sitoplasma

Pengertian Sitoplasma
Pengertian Sitoplasma

Fungsi sitoplasma, seperti:

  • Sebagai sarana untuk mengangkut zat dari luar sel ke organel atau inti sel.
  • Tempat di mana metabolisme dan sintesis berlangsung melalui berbagai reaksi kimia.
  • Sebagai tempat menyimpan nutrisi dan berbagai bahan kimia yang dapat digunakan untuk proses metabolisme sel.
  • Melarutkan semua protein dan senyawa dalam sel.
  • Memastikan pertukaran zat sehingga sel dapat berfungsi dengan baik.
  • Memberikan bentuk pada sel.
  • Serta membantu pergerakan sel dari satu bagian ke bagian lain.

Struktur dan Bagian-Bagian Sitoplasma

70-90% sitoplasma adalah sitosol, cairan tidak berwarna. Sitosol mengandung ion seperti kalium, natrium, klorida, bikarbonat, asam amino, magnesium, enzim kalsium dan protein. Sitoplasma terdiri dari 3 struktur utama seperti :

Matriks Sitoplasma

Matriks sitoplasma adalah sel penyusun cairan homogen yang bersifat koloid, yang merupakan campuran dari dua atau lebih zat homogen. Karakteristik/ Ciri-ciri dari matriks sitoplasma yaitu:

  1. Bisa berubah fase
  2. Memiliki tegangan permukaan tertentu
  3. Memiliki sifat iritabilitas (sensitif terhadap rangsangan) dan konduktivitas (mampu menggerakkan rangsangan atau impuls)
  4. Memiliki kemampuan memantulkan cahaya dan pantulannya dalam bentuk kerucut, kemampuan ini disebut Efek Tyndall.
  5. Partikel-partikel yang menyusun solusi ini adalah gerakan zig-zag atau gerakan coklat, selain itu gerak matriksnya adalah arus atau cyclosis.
  6. Dapat bertindak sebagai solusi buffer atau solusi buffer.

Organel Sel

Organel sel adalah benda padat yang ada di sitoplasma dan hidup atau menjalankan fungsi kehidupan sel yang dimaksud. Berdasarkan fungsinya terkait dengan metabolisme sel, organel dibagi menjadi dua jenis yaitu organel aktif dan organel tidak aktif.

Organel Aktif

  1. Ribosom, sebagai tempat sintesis protein.
  2. Mitokondria, berfungsi dalam proses oksidasi dan mual.
  3. Recticulum endoplasma, dibagi menjadi dua:
  4. Retikulum Endoplasma Kasar, tempat ribosom menempel.
  5. Retikulum Endoplasma Halus.
  6. Aparatus Golgi atau Lembaga Golgi, berperan aktif dalam sekresi dan sintesis polisakarida.
  7. Lisosom, berperan dalam proses kematian sel.
  8. vakuola (gelembung), berfungsi untuk menyimpan zat makanan.

Organel Tidak Aktif

  1. Sentriol
  2. Mikrotubuli
  3. Fibril-Fibril
  4. Mikrobodi

Inklusio Sitoplasma

Inklusi sitoplasma ialah struktur yang tidak hidup pada sitoplasma. Inklusi sitoplasma juga bisa disebut paraplasma atau dentoplasma. Struktur ini dapat berupa butiran lemak, butiran minyak, glikogen atau sekretori.

Demikian penjelasan kami tentang sitoplasma, Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Penjelasan Bagian-bagian Sel Penjelsan Lengkap

Leave a Comment