PENGERTIAN TOPOLOGI STAR : Ciri-ciri, Kelebihan dan Kekurangan Update 2019

Pengertian Topologi Star – Assalamualaikum sahabat, bertemu lagi kali ini dengan Saling Amanah yang kali ini kami akan menjelaskan sedikit mengenai salah satu jenis topologi jaringan, yaitu topologi star. Topologi Star atau dalam kata lain disebut dengan topologi bintang merupakan salah satu jenis dari topologi jaringan. Metode dalam topologi star atau bintang ini ialah menghubungkan dua atau lebih komputer dengan bentuk yang seperti bintang, dimana ada satu node yang berfungsi sebagai pusat bagi node-node yang lain.

Pengertian Topologi Star

pengertian topologi star

pengertian topologi star

Dinamakan topologi star dikarenakan bentuk dari topologi yang satu ini seperti bintang dengan satu node ditengah sebagai pusat.
Prinsip kerja yang digunakan topologi star ini ialah dengan sebuah kontrol atu kendali dimana semua link harus melalui node pusat terlebih dahulu baru disalurkan kembali ke node-node yang lain. Tujuannya ialah agar link yang telah ada tersebut dapat disaring terlebih dahulu oleh node pusat.

Jadi topologi star atau bintang ini sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang menggunakan sistem terpusat dalam mengelola jaringannya.

Ciri-ciri Topologi Star – Pengertian Topologi Star

Pengertian Topologi Star – Untuk mengetahui topologi tersebut jenis topologi star atau bukan, kita dapat melihat karakteristik dari topologi tersebut. Biasanya pada topologi star, setiap komputer yang digunakan sebagai node pusat mempunyai kabel tersendiri yang langsung terhubung dengan beberapa concentrator dengan melalui sistem point-to-point.

Berikut ini merupakan beberapa ciri-ciri yang ada pada topologi star yang wajib kalian ketahui.

  • Topologi star sangat mudah untuk kita kembangkan, karena masing-masing node mempunyai kabel yang terhubung langsung ke node pusat.
  • Topologi star menggunakan kabel lower, dikarenakan hanya menangani satu trafik node, dan biasanya kabel yang digunakan ialah kabel UTP.
  • Jaringan lain tidak akan mengalami gangguan apabila salah satu node mengalami kerusakan, karena link yang ada harus disaring terlebih dahulu ke node pusat sehingga antar node satu dengan yang lainnya tidak saling berhubungan.
  • Node berkomunikasi langsung dengan node pusat, dan trafik data yang mengalir dari node kemudian ke node pusat dan kembali lagi kepada node tersebut.

Fungsi Topologi Star – Pengertian Topologi Star

Pengertian Topologi Star – Setiap jenis topologi jaringan yang ada, pasti memiliki fungsinya masing-masing. Nah untuk sahabat saling amanah, kami akan menyajikan beberapa fungsi yang dijalankan oleh topologi jaringan pada setiap perusahaan atau lembaga yang menggunakan topologi star.

Fungsi dari topologi jaringan star ini ialah sebagai alat penghubung antara komputer satu dengan komputer lainnya dalam jaringan komputer. Baik komputer itu sebagai client atau server. Selain itu, topologi star juga berfungsi sebagai prnyambung antar komputer yang ada pada suatu jaringan atau network.

Cara Kerja Topologi Star – Pengertian Topologi Star

Nah sahabat Saling Amanah kalau kalian bertanya-tanya bagaiamana sih cara kerja topologi yang satu ini. Berikut ini merupaka beberapa penjelasan mengenai cara kerja topologi star.

Pada topologi star, beberapa computer akan terkoneksi ke node pusat. Dan kemudian node pusat tersebut akan menyimpan Content Addressable Memory (CAM) tersebut ke dalam memorinya. Nah CAM tersebutlah yang akan merekam semua link atau alamat perangkat computer lain yang telah dihubungkan dengan switch.

Sahabat Saling Amanah, setiap perangkat komputer yang ada selain komputer memiliki node pusat tidak memiliki memori guna keperluan menyimpan data. Maka dari itu,komputer tersebut dihubungkan dengan komputer miliki node pusat yang memiliki memori untuk menyimpan data.

Kelebihan Topologi Star – Pengertian Topologi Star

 

Pengertian Topologi Star – Setiap topologi mempunyai kelebihannya masing-masing. Nah sahabat Saling Amanah begitu juga dengan topologi star yang satu ini. Jenis topologi ini memiliki beberapa kelebihan apabila suatu perusahaan aatau lembaga menggunakan topologi ini.
Berikut ini merupakan bebebrapa kelebihan yang dimiliki topologi star.

  • Apabila ada salah satu komputer dari salah satu node mengalami kerusakan, maka hal itu tidak akan berpengaruh terhadapkomputer yang ada pada node lain. Kerusakan akan terjadi pada komputer yang saling berhubungan dengan komputer yang mengalami kerusakan tersebut.
  • Keamanan yang ada pada topologi star ini merupakan jenis kemanan tingkat tinggi. Maka dari itu banyak perusahaan atau lembaga yang menggunakan jenis topologi ini.
  • Topologi star juga sangat tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
  • Karena akses kontrol yang terpusat, penambahan dan pengurangan station pada topologi star sangat mudah dilakukan.
  • Pada topologi jaringan juga setiap perusahaan atau lembaga akan menjadi sangat mudah untuk menemui dan mengisolasi kesalahan atau kerusakan dalam mengelola jaringan.
  • Nah selain itu, diantara jenis topologi yang lain topologi star merupakan jenis topologi yang paling fleksibel, karena topologi ini sangat mudah digunakan sesuai dengan kebutuhan si pengguna.

Nah beberapa hal diatas itu merupakan beberapa kelebihan dari topologi star sahabat saling amanah.

Kelemahan Topologi Jaringan – Pengertian Topologi Star

Selain kelebihan, hal yang harus sahabat saling amanah ketahui yang lain ialah kelemahan dari tpologi jaringan. Karena setiap hal yang diciptakan oleh manusia pasti memiliki kelemahan, hal tersebut juga dapat dijadikan perbandingan antara topologi star dengan jenis topologi yang lainnya.

Berikut ini merupaka beberapa kelemahan yang dimiliki oleh topologi star sebagai salah atu jenis topologi jaringan.

  • Apabila komputer yang ada pada node tengah mengalami kerusakan, maka semua komputer yang terhubung pada node tersebut akan mengalami kerusakan.
  • Dalam menggunakan topologi star, perusahaan atau lembaga membutuhkan kabel yang sangat banyak, karena jenis topologi jaringan yang satu ini boros dalam penggunaan kabel.
  • HUB atau yang biasa digunakan untuk menghubungkan perangkat menjadi suatu elemen kritis karena menggunakan sistem kontrol terpusat.
  • Peranan HUB yang digunakan sangatlah sensitif, karena apabila HUB tersebut mengalami kerusakan atau masalah maka jaringan tersebut akan down.
  • Yang menjadi kelemahan topologi star juga, jaringan yang ada tergantung hanya pada node pusat.
  • Apabila perusahaan tersebut menggunakan lalu intas atau switch yang padat maka jaringan pada topologi star ini pun akan menjadi lambat.
  • Selain itu, hal yang menjadi kelemahan dari topologi star ialah pada biaya yang lebih mahal dibandingan dengan topologi jenis lain yaitu ring dan bus.

Nah sahabat saling amanah, didalam mempelajarai pengertian topologi star ada hal-hal diatas merupakan kelemhan yang ada pada topologi star yang wajib kamu ketahui sebagai bahan pertimbangan kalian dalam menggunakan jenis topologi jaringan yang satu ini.

Demikianlah sahabat saling amanah beberapa penjelasan kami mengenai salah satu jenis topologi jaringan yaitu topologi star yang wajib kalian ketahui sebagai penambah wawasan kalian dan bahan pertimbangan kalian dalam menggunakan jenis topologi jaringan yang paling memungkinkan kalian gunakan.

Jadi kesimpulannya ialah, topologi star merupakan jenis topologi jaringan yang sangat mudah digunakan di perusahaan yang mempunyai lalu lintas padat, karena jenis jaringan pada topologi star ini ialah kontrol terpusat. Namun disamping itu beberapa kelemahan juga menjadi bahan pertimbangan kalian dalam mengambil keputusan untuk menggunakan jenis topologi jaringan topologi star yang satu ini.

PENGERTIAN TOPOLOGI STAR