Pengertian Ulul Azmi yang Harus Anda Ketahui Penjelasan [LENGKAP]

Pengertian Ulul Azmi yang Harus Anda Ketahui Penjelasan [LENGKAP]

Pengertian ulul azmi – Hallo Sahabat Amanah, Bagaimana kabarnya semoga kalian semua dalam lindungan Allah SWT, Aamiin. Sahabat yang tercinta Sudah tahukah Anda tentang Ulul Azmi itu?

Mungkin dari kita sering bertanya mengapa sebagian rasul Allah SWT memiliki gelar ulul azmi, dan apakah itu ulul azmi? secara bahasa Ulul Azmi berasal dari bahasa Arab: أولوالعزم yang mempunyai arti pertama dan terpenting.

Sedangkan menurut istilah yaitu sebuah gelar khusus bagi para rasul pilihan yang memiliki kesabaran yang hebat. Nabi yang mendapat gelar ulul azmi ada rasul, yaitu Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa serta Nabi Muhammad. Untuk penjelasan gelar Ulul Azmi terdapat dalam Surah Asy-Syura ayat ke-13 dan Surah Al-Ahqaf ayat ke-35.

Pengertian Ulul Azmi

Pengertian Ulul Azmi
Pengertian Ulul Azmi / gilalaw.blogspot.com

Sifat Ulul Azmi

Pengertian Ulul azmi
Pengertian Ulul azmi / slideshare.net

Kenapa kelima nabi tersebut mendapat gelar Ulul Azmi ? hal itu dikarenakan para nabi tersebut memiliki keteguhan dan kesabaran yang luar biasa selama menyebarkan agama Allah SWT.

Hal tersebut dibuktikan ketika para nabi tersebut menghadapi berbagai penentangan dan permusuhan dari kaum yang mereka beri peringatan, dan para nabi tersebut selalu berdoa dan memohon agar Allah memberi petunjuk untuk kaum-kaum yang didakwahi agar kembali ke jalan yang benar.

Tetapi jika berbagai risalah Allah yang disampaikan melalui para nabi tersebut telah dibantah dan diingkari oleh para kaum yang sesat, maka Allah akan memberi azab atau hukuman yang setimpal kepada para kaum yang durhaka dan Allah akan menyelamatkan para nabi tersebut dan para pengikut mereka yang beriman.

Ciri-ciri nabi yang mendapat gelar Ulul Azmi adalah sebagai berikut:

Pengertian Ulul Azmi
Pengertian Ulul Azmi / slideplayer.com
  1. Nabi tersebut memiliki seruan dakwah yang bersifat universal untuk umat manusia ataupun jin.
  2. Nabi tersebut menyampaikan syariat dan agama Allah yang benar kepada umatnya.
  3. Nabi tersebut menerima dan wajib menyampaikan kitab samawi.
  4. Nabi tersebut mendapatkan wahyu dari Allah.

Nabi yang mendapat gelar ulul azmi

Pengertian Ulul Azmi
Pengertian Ulul Azmi / harakahislamiyah.com

Nabi Nuh as

Dia adalah rasul pertama atau nabi yang mendapat wahyu serta wajib untuk menyampaikannya kepada umatnya. Nabi Nuh mendapat gelar ulul azmi karena kegigihan Nabi Nuh saat menyerukan berbagai risalah Allah, walaupun dirinya harus ditentang dan diingkari dari kaumnya sendiri, hal tersebut adalah bukti bahwa Nabi Nuh yang termasuk golongan nabi yang sangat tabah dan tekun dalam tugas menyampaikan agama Allah.

Pengertian Ulul Azmi
Pengertian Ulul Azmi / youtube.com

Selama beratus-ratus tahun, Nabi Nuh selalu menyeru keluarganya sendiri, kerabat dekatnya dan kaumnya pada masa itu, agar mereka mau meninggalkan kemusyrikan yang pada saat itu mereka menyembah berhala dan agar mereka hanya benar-benar menyembah Allah.

Meskipuna demikian, seorang anak yang bernama Kan’an dan istrinya menentang dakwah nabi Nuh. Kaum nabi Nuh sendiri (salah satu generasi keji yang pernah hidup dalam sejarah manusia) menimbulkan kezaliman dan selalu menentang dakwah nabi Nuh, bahkan kekejian kaum tersebut terus di wariskan ke generasi selanjutnya secara turun-temurun.

Saat dakwahnya telah benar benar diingkari oleh kaumya, maka nabi Nuh mengadukannya kepada Allah agar semua kaumnya yang ingkar tersebut mendapat azab yang setimpal karena kaum tersebut lebih memilih ajaran mereka sendiri yaitu menyembah berhala daripada menerima risalah Allah.

Pengertian Ulul Azmi
Pengertian Ulul Azmi / wakafdt.org

Nabi Nuhpun mohon ampunan dan keselamatan kepada Allah untuk dirinya dan kedua orang tuanya serta kaumnya yang telah beriman agar diberi keselamatan dari azab Allah, nabi Nuh pun memohon kepada Allah agar tidak ada satu orang kafir pun yang selamat dari azab Allah dan tidak ada yang bisa hidup di muka bumi.

Maka kemudian Allah mengabulkan doa nabi Nuh, ketika Azab Allah datang yakni berupa banjir bah maka hal tersebut melenyapkan semua makhluk yang berada di muka bumi, keculi para makhluk yang berada di bahtera Nuh.
Setelah 7 hari 7 malam akhirnya Allah banjir bah berhenti dan Allah menyelamatkan bahtera tersebut.

Semua makhluk hidup yang berada di bahtera Nuh merupakan leluhur semua makhluk hidup yang berada di muka bumi. Begitu juga dengan pengikut nabi Nuh, mereka menjadi ara leluhur umat manusia sampai sekarang ini.

Nabi Ibrahim as

Pada waktu nabi Ibrahim baru lahir terdapat aturan bahwa bayi laki laki yang lahir harus dibunuh. Maka sewaktu masih bayi, Ibrahim ditinggalkan oleh orang tuanya di sebuah gua karena menghindari kekejian raja Namrudz yaitu tentang pembunuhan bayi laki-laki yang baru lahir.

Pengertian Ulul Azmi
Pengertian Ulul Azmi / ebookanak.com

Setelah nabi Ibrahim mulai dewasa, dia mulai mendakwahkan risalah Allah kepada kaumnya, dia berusaha mengenalkan siapa Tuhan yang sebenarnya, Ibrahim juga terus menentang sikap kaumnya yang musyrik karena menyembah berhala.

Karena mendapat perintah dari Allah untuk menyerukan agama yang benar, maka Ibrahim berani menghancurkan berhala berhala raja Namrudz dan kaum yang berada di Babilonia.

Pengertian Ulul Azmi
Pengertian Ulul Azmi / duniadankisahnya.com

Setelah kejadian tersebut, nabi Ibrahim dan para pengikutnya yang telah beriman berhijrah untuk mendakwahkan risalah Allah. Nabi Ibrahim sendiri mempunyai isti bernama Siti Sarah, tetapi setelah menikah lama bertahun-tahun dengan Sarah, nabi Ibrahim belum diberi keturunan oleh Allah hingga akhirnya Sarah meminta nabi Ibrahim agar menikah dengan Siti Hajar budak pemberian raja mesir.

Akhirnya nabi Ibrahim mempunyai keturunan karena Hajar melahirkan anak laki-laki yang dinamai Ismail dan kelak Ismail pun akan menjadi nabi. Setelah mempunyai anak Allah mengadakan perjanjian dengan nabi Ibrahim yaitu berupa hukum sunat, dan nabi Ibrahim pun akan mendapat keturunan dari Sarah yang kelak akan melahirkan anak laki-laki bernama Ishaq yakni sebagai pewaris nabi Ibrahim.

Setelah mendapat keturunan nabi Ibrahim pun harus mendapat ujian karena kecemburuaan Sarah terhadap Hajar, maka nabi Ibrahim pun terpaksa mengasingkan Hajar beserta putranya Ismail. karena kesabaran dan kepatuhan nabi Ibrahim kepada Allah, maka ujian tersebut bisa dilalui oleh mereka secara baik.

Tetapi ujian dari Allah belum berakhir, masih ada sebuah ujian yang berat dihadapi oleh nabui Ibrahim, yaitu menyembelih putranya Ismail karena perintah dari Allah melalui mimpi. Karena ketaatan nabi Ibrahim yang luar biasa maka dia melaksanakan perintah dari Allah meskipun pada akhirnya saat penyembelihan Allah mengganti nabi Ismail dengan hewan kurban sembelihan yaitu seekor biri-biri.

Karena nabi Ibrahim bisa membuktikan ketakwaannya dan keimanannya kepada Allah, dengan melaksanakan semua perintah dari Allah baik mudah maupun berat, maka Allah pun memilih nabi Ibrahim sebagai manusia kepercayaan di bumi dan mendapat gelar khalilullah atau kekasih Allah, Allah pun memberkahi nabi Ibrahim dengan anugerah yang berlimpah di dalam dunia maupun di Akhirat.

Nabi Ibrahim dan nabi Ismail adalah dua orang yang mendirikan Baitullah yang berada di sebuah wilayah bernama Mekkah, dimana kelak tempat tersebut Allah jadikan sebagai tempat berkumpul umat islam di bumi. Selama membangun Baitullah bersama nabi Ismail, nabi Ibrahim selalu berdoa kepada Allah agar kelak keturunannya mendapat Al-Kitab serta Hikmah sehingga anak keturunannya terhindar dari kemusyrikan atau menyembah berhala.

Karena hal tersebut membuat Allah mencintai sosok nabi Ibrahim, maka Allah pun berjanji akan memberkahi anak keturunan nabi Ibrahim, jika mereka mewarisi sifat nabi Ibrahim dalam hal ketakwaan dan keimanan terhadap perintah Allah baik ringan maupun berat.

Akhirnya, Allah pun mengabulkan doa nabi Ibrahim, berlaku untuk semua anak keturunan nabi Ibrahim. Mereka semua kelak menjadi manusia pilihan Allah dan mendapat keberkahan, dengan syarat harus setia melaksanakan semua perintah Allah dan seluruh Hukum Allah yang telah ditetapkan. Akan tetapi, perjanjian tersebut tidak berlaku jika anak keturunan nabi Ibrahim menjadi orang-orang yang zalim.

Nabi Musa as

Nabi Musa adalah seorang nabi yang masih memiliki garis keturunan nabi Ibrahim. Hampir sama dengan kisah nabi Ibrahim, pada waktu itupun ada sebuah peraturan dimana bayi laki-laki yang lahir harus dibunuh.

Pengertian Ulul Azmi
Pengertian Ulul Azmi / integrasi.science

Maka nabi Musa terpaksa dihanyutkan oleh ibunya ke sungai Nill agar tidak di bunuh oleh raja yang saat itu berkuasa yaitu Firaun, Tetapi Allah berkehendak lain nabi Musa malah ditemukan oleh istri Firaun, maka dia pun dibesarkan di lingkungan istana Mesir.

Tetapi karena ada sebuah perkara dimana nabi Musa tidak sengaja memukul seorang Mesir hingga mati maka dia terpaksa melarikan diri dari istana.

Di melarikan diri ke negeri Madyan, setelah sekian lama mengamankan diri di negeri tersebut maka Allah pun memerintahkan Musa agar kembali ke Mesir untuk menyelamatkan Bani Israel yang saat itu ditindas oleh kaum Fir’aun.

Nabi Harun(saudara Musa) ikut mendampingi Musa selama berdakwah kepada kaum Firaun. Karena pertolongan Allah, nabi Musa dan nabi Harun bisa mengeluarkan mu’jizat dan Azab yang pedih untuk melawan kaum Firaun.

Karena ada pengejaran daru kaum Firaun maka Allah memerintahkan nabi Musa agar dia dan kaum pengikutnya menyeberangi Laut Merah, karena tetap mengejar Musa maka Firaun dan tentara bangsa Mesir tenggelam di tengah Laut Merah ketika nabi Musa dan pengikutnya telah sampai di tepi pantai.

Nabi Musa juga dikenal mempunyai sifar sabar yang sangat besar ketika memimpin pengikutnya meninggalkan Mesir. Suatu ketika nabi Musa di perintahkan untuk bermunajat di Gunung Sinai, tetapi Samiri (murid nabi Musa) malah menyelewengkan Bani Israel agar meyembah patung anak sapi emas.

Nabi Harun, yang saat itu diberi amanah untuk menggantikan nabi Musa, tidak mampu menghalangi Samiri, bahkan para pengikut Samiri hendak membunuh nabi Harun, jika dia menghentikannya.

Ketika nabi Musa kembali dan menyadari dosa besar yang telah diperbuat oleh kaumnya, maka nabi Musa daj tujuh puluh orang yang terpilih memohon ampunan kepada Allah agar Azab Allah tidak menimpa kepada seluruh kaumnya, Bani Israel. Karena sifat maha pengasihNya, maka Allah pun mengabulkan doanya sehingga kaum Bani Israel tidak jadi dipunahkan.

Nabi Musa adalah nabi yang diberi keistimewaan bisa berbicara langsung dengan Allah, nabi Musa juga menerima kitab Allah yaitu Taurat, kitab berisi tentang perintah Allah dan Hukum Allah. Kitab Taurat di turunkan kepada nabi Musa untuk orang beriman pada masanya.

Nabi Isa as

Nabi Isa adalah manusia yang dilahirkan tanpa perantaraan ayah, dia anak dari Siti Maryam. Nabi Isa merupakan salah satu dari nabi yang mendapat gelar ulul azmi karena dia mempunyai kesabaran dan keteguhan hati yang kuat selama menyampaikan risalah Allah, hal itu ditunjukan ketika nabi Isa dituduh sebagai penista kaum Yahudi, saat muridnya berkhianat dan ketika dirinya hendak dibunuh oleh bangsa romawi.

Nabi Isa sangat zuhud dan taat dalam beribadah kepada Allah. ketika dakwahnya telah diingkari oleh semua kaumnya, maka Allah pun menyelamatkan nabi Isa dari makar kejahatan orang-orang kafir, dan kemudian Allah memberikan hukuman kepada orang-orang kafir berupa azab besar bagi mereka yang telah menentang dakwah Nabi Isa.

Kenabian nabi Isa adalah penggenapan dari Taurat yang diturunkan kepada nabi Musa, dia juga diberi mu’jizat yang besar dan diberi perintah untuk berdakwah. Tak hanya itu, nabi Isa juga diperintahkan untuk memberitahu kepada Bani Israel tentang kehalalan suatu perkara. Karena ada yang semulanya halal oleh Bani Israel malah dibuat haram.

Dia pun diperintahkan menuntun Bani Israel kembali beriman kepada Tuhan mereka yaitu Allah. Nabi Isa diperintahkan untuk meluruskan ajaran agama pada waktu itu, karena banyak ajaran agama yang dicampurbarurkan antara Taurat dengan ajaran manusia. Walupun demikian, dakwah nabi Isa belumlah selesai karena dia mengatakan bahwa setelah dakwahnya akan ada utusan Allah bernama Muhammad sebagai rahmatal lil‘alamin.

Nabi Muhammad S.A.W

Di utusnya nabi Muhammad adalah penyempurnaan dari para nabi yang Allah utus sebelumnya kepada umat manusia. Nabi Muhammad lahir dan dibesarkan di daerah Arab. Allah selalu menyelamatkan nabi Muhammad ketika mengalami masa-masa sulit.

Setelah mendapat wahu untuk menysiarkan risalah Allah, dakwahnya selalu mengalami penentangan dari kaum kafir quraisy karena beliau dianggap melakukan tindakan yang membuat tradisi leluhur tergantikan.

Meskipun ajaran nabi ditentang secara keras oleh kaum kafir quraisy, hingga beliau diusir oleh kaum kafir dari Mekkah dan mengakibatkan beliau serta pengikutnya hijrah ke Madinah, tetapi Allah selalu memberikan pertolongan dan keselamatan untuk nabi Muhammad dan orang-orang yang beriman.

Setelah berapa waktu hijrah ke Madinah dan menyebarkan ajarannya disana, kemudian Allah pun memberi perintah kepada nabi Muhammad dan para pengikutnya yang telah beriman untuk maju berperang melawan kaum kafir, agar Allah menimpakan azab yang pedih kepada mereka orang-orang kafir melalui orang yang beriman, akhirnya setelah beberapa kali berperang, kaum Nabi Muhammad dan orang-orang yang beriman memperoleh keselamatan dan kemenangan dari Allah.

Walaupun telah memenangkan perang tetapi orang-orang yang beriman melakukan perdamaian kepada kaum yang tidak beriman bahwa kaum tersebut tidak akan menganggu lagi orang-orang yang beriman.

Muhammad ketika bersama dengan kaum beriman memiliki watak keras saat berperang terhadap kaum kafir namun sifat nabi Muhammad terhadap sesama orang beriman sangat lemah lembut.

Mukjizat yang ada pada diri nabi Muhammad adalah beliau mendapat wahyu berupa kitab Al-Qur’an, yaitu kitab suci dari firman Allah dan berbahasa Arab. Di dalam kitab suci tersebut terkandung sebuah lafadz ikrar yaitu Bismillahirrahmanirrahim yang mempunyai makna sebagai tanda penyempurnaan kitab Allah sebelumnya.

Allah telah menjamin kemurnian isi Al-Qur’an sampai hari kiamat datang, berbeda dengan beberapa kitab-kitab sebelumnya dimana sebagian dari kitab tersebut telah tercampur isinya dari para Ahli Kitab.

Nabi Muhammad juga diutus sebagai penggenapan isi dari kitab sebelumnya yaitu Zabur, Taurat dan Injil, tujuannya diutusnya Nabi Muhammad untuk membuat manusia hanya beriman, mengabdikan diri dan hanya berserah diri secara ikhlas kepada Allah S.W.T, dan agar manusia berpegang teguh terhadap ajaran yang berasal dari Allah.

Yakni berbagai risalah yang telah disampaikan oleh para nabi yang telah Allah utus sebelumnya, nabi Muhammad adalah nabi terakhir dan mempunyai gelar ulul azmi sebagaimana nabi-nabi yang lain.

Penutup

Nah Sahabat, itulah Pengertian Ulul Azmi menurut Saling Amanah, Semoga menambah wawasan Anda semua, Mungkin itu saja dari kami kurang lebihnya mohon maaf.

 

Pengertian Ulul Azmi

Leave a Comment

%d bloggers like this: